Kematian Lina Bukan Akibat Pembunuhan, Sule: Saya Tidak Ikut Campur, Dose: Risky Terima Hasil Otopsi

Ant/Romi
Kematian Lina Bukan Akibat Pembunuhan, Sule: Saya Tidak Ikut Campur, Dose: Risky Terima Hasil Otopsi

Jakarta, HanTer - Akhirnya terjawab sudah penasaran yang dirasakan sang anak, Risky Febian atas kematian ibundanya, Lina Jubaidah. Rizky sempat melaporkan ke polisi terkait kematian mantan istri komedian Sule yang dinilainya ada kejanggalan.

Pihak kepolisian menyatakan bahwa tidak ada bukti tanda-tanda kekerasan dalam proses kematian mantan istri komedian Sule itu. Karena setelah proses penyelidikan dilalui, polisi berkesimpulan bahwa kematian Lina disebabkan oleh adanya sejumlah penyakit.

Melalui tayangan sebuah infotainment, Sule sempat angkat bicara terkait otopsi mantan istrinya itu. Sule mengaku tak mau terlibat dalam masalah tersebut.

“Intinya saya tak ikut campur. Terpenting buat saya, makamnya sudah berada di tengah-tengah (wilayah Bandung), jadi kalau anak-anak mau ke makam dekat,” kata Sule, Jumat.

Menerima

Sedangkan, terkait hasil otopsi, kuasa Hukum Rizky Febian, Dose Hudaya mengatakan kliennya sudah menerima keputusan tersebut. "Pertama-tama kami mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian atas penanganan laporan Rizky," kata nya, seperti dikutip dari, Kompas.com, Jumat.

Dose menambahkan kekhawatiran pihak keluarga akhirnya terjawab dan tidak menimbulkan tanda tanya terkait meninggalnya Lina Jubaedah. 

“Meskipun hasil otopsi tidak menemukan adanya kejanggalan sebagaimana dikhawatirkan oleh Rizky dan keluarga almarhumah, tetapi tentunya itu harus disyukuri karena menghilangkan su'udzan dan Rizky menghormati hasil tersebut," tambahnya.

Teddy Lega  

Di pihak lain, suami kedua mendiang Lina, Teddy Pardiyana justru sempat ada kekhawatiran keadilan tak berpihak kepadanya. Maklum, beredar kabar kematian Lina dianggap tidak wajar, yang artinya ia bakal jadi tersangka. Nah, guna menjaga hal buruk terjadi pada dirinya, Teddy menggaet pengacara kondang Hotman Paris Hutapea SH.

Namun, kini Teddy bisa bernapas lega karena pihak kepolisian melalui Kabidhumas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Saptono Erlangga mengumumkan bahwa hasil autopsi maupun penyelidikan tidak menunjukkan adanya kejanggalan dalam kematian Lina Jubaidah.

Menurutnya polisi menyatakan bahwa tidak ada bukti tanda-tanda kekerasan dalam proses kematian Lina Jubaidah. Karena setelah proses penyelidikan dilalui, kata dia, polisi berkesimpulan bahwa kematian Lina disebabkan oleh adanya sejumlah penyakit.

"Tidak ditemukan tanda tanda kekerasan, pada pemeriksaan organ dalam ditemukan adanya gambaran penyakit darah tinggi kronis, hipertensi, batu pada saluran empedu," terangnya.

Menurutnya hasil toksikologi menunjukkan bahwa Lina meninggal bukan disebabkan oleh racun. Namun, ia memastikan bahwa Lina meninggal akibat sejumlah penyakit. "Kematian Lina bukan karena adanya kekerasan maupun racun di dalam tubuh Lina," tambanhya.

Kasus Dihentikan

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Saptono Erlangga menyatakan kasus dugaan kejanggalan kematian Lina Jubaedah, mantan istri komedian Sule, tak dilanjutkan. Penghentian kasus ini berdasarkan hasil autopsi jenazah Lina.  "Kasus ini dihentikan," katanya, Jumat.

Tim penyidik berdasarkan autopsi tidak menemukan tanda kekerasan pada jenazah Lina. Autopsi dilakukan sebagai tindak lanjut laporan anak Lina, Rizky Febian, pada awal Januari lalu yang menyebut ada dugaan kejanggalan dalam jenazah ibunya.

"Dari hasil visum didapat keterangan bahwa kondisi jenazah dalam keadaan membusuk. Kedua, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," ujar Saptono.

Tim penyidik dalam analisis hasil autopsi juga memeriksa organ Lina. Hasilnya tim menemukan penyakit hipertensi kronis dan tukak lambung yang luas.

Sementara pemeriksaan pembuluh darah paru tidak ditemukan penyakit kronis. Pun dengan pembesaran otot jantung tidak ditemukan serangan jantung atau penyumbatan pembuluh darah jantung. Begitu pula dari pemeriksaan toksikologi, tidak ditemukan zat beracun pada sampel jenazah Lina.

Seperti diberitakan, makam jenazah Lina dibongkar pada 9 Januari, disaksikan oleh Rizki Febian dan suami mendiang, Teddy Pardiana.