Serunya Kolaborasi Penyanyi Antar Negara di Child Aid Asia 

Romi
Serunya Kolaborasi Penyanyi Antar Negara di Child Aid Asia 
Konser Child Aid Asia/ ist

Jakarta, HanTer – Salah satu bentuk kerjasama dalam hubungan bilateral antar negara adalah lewat budaya. Seperti ajang Child Aid Asia yang merupakan konser amal, dari anak untuk anak, yaitu menampilkan anak-anak yang telah melalui proses audisi, saling berkolaborasi menciptakan sebuah pertunjukan indah untuk menggalang dana pendidikan seni bagi anak-anak berbakat yang membutuhkan.

Seperti kita ketahui, Indonesia memiliki banyak sekali bibit atau bakat terpendam di bidang seni, namun belum mendapat kesempatan untuk belajar dan mengembangkan dirinya karena keterbatasan faktor ekonomi keluarga.

Diungkapkan Ferdinand Marsa Chief Execitive Board Yayasan Sehati Indonesia, yang menginisiasi menggelar Jakarta Child Aid Asia III, dimulai pada tahun 2005 bertujuan untuk membuat perbedaan bagi anak-anak yang kurang beruntung melalui konser amal dan pada saat yang sama menyediakan platform untuk anak-anak berbakat artistik untuk berkontribusi bagi masyarakat.

"Sejauh ini kami yakin, dengan bekerja bersama menuju tujuan yang sama. Untuk itu, kami berharap bahwa jaringan organisasi yang berafiliasi di wilayah ini dapat dibentuk, tidak hanya untuk memberikan bantuan pengembangan bagi anak-anak berbakat tetapi kurang istimewa, serta untuk membangun platform regional dengan memamerkan bakat yang telah dibina di berbagai negara, serta membangun persahabatan dan niat baik di antara anak-anak," kata Ferdinand Marsa di Auditorium Gedung Pusat Perfilman H Usmar Ismail Kuningan Jakarta Selatan, Sabtu (18/1/2020).

Dengan menyadari bahwa anak-anak adalah masa depan dunia ini, maka dengan mengambil tema “We are one, united with love, we embrace the world” diharapkan melalui kesenian anakanak dapat membangun hubungan persahabatan antar bangsa yang walaupun berbeda suku, bahasa, dan budayanya tetapi tetap dapat bersatu karena seni adalah alat komunikasi universal untuk membangun rasa hormat dan saling pengertian serta belajar untuk membantu orang lain dengan menggunakan bakat yang mereka miliki.

ChildAid Asia ini pertama kali diselenggarakan di Singapura 14 tahun lalu dengan sebuah keyakinan untuk membuat perubahan dalam kehidupan anak-anak yang kurang mampu dengan mengajak anak-anak yang bertalenta di bidang seni mengadakan pertunjukan amal untuk penggalangan dana. 

Setelah itu acara petunjukan amal tahunan ini juga mulai diselenggarakan di Jepang pada tahun 2011 dan Malaysia mulai tahun 2013. Edangkan, pada tahun 2016 Yayasan Asa Sehati Indonesia pertama kali menyelenggarakan pertunjukan ChildAid Asia yang kali pertama di Indonesia. Dan pada tahun 2020 ini adalah ChildAid Asia Concert yang ketiga di Indonesia. 

Anak-anak yang tampil pada hari Sabtu 18 Januari 2020 ini, antar alain, dari Indonesia : Adang Nugraha (drum), Akbar Buana Saputra (kendang), Alexander Tristan Hermanto (piano), Alicia Callista (saxophone), Fanuel Graciello Sidharta (bass), Fitriana Eka Putri (dance), Gabrielle Grace Setiadi (dance), Jane Callista (vocal) Kalonica Nicx (drum), Matalino Marquez Siraj (piano), Raina Gumay (vocal), Siti Saniyah (vokal), Vania Celestina Ditra (piano), Vivian Angelina Tjo (vocal),

Dari Jepang : Shuei Ito (clarinet), dari Malaysia : Justine Lai (biola) dan Kong Win Keith (erhu), dari Singapura : Stylo Mylo & Sugar Rush Crew (dance), dan dari Filipina Gabriel Mari Domagas (biola).

Salah satu penampil dari Indonesia, Fitriana Eka Putri, adalah seorang mahasiswi seni tari yang merupakan penerima bantuan beasiswa untuk pendidikan seni tarinya dari Jakarta ChildAid Asia. 
 

#Child   #Aid   #Asia   #Penyanyi