Sering Diteror, Istri Muda Master Limbad Ketakutan: Keluarga Ingin Hidup Tenang

Romi
Sering Diteror, Istri Muda Master Limbad Ketakutan: Keluarga Ingin Hidup Tenang
Limbad bersama istri mudanya Benazir serta anaknya (ist)

Jakarta, HanTer - Bisa hidup tenang tentu menjadi idaman setiap wanita. Namun, apa jadinya jika sering diteror, pasti bikin resah dan ketakutan yang berlebihan. Tak heran, jika istri muda Master Limbad, yang bernama Benazir Endang Budiyanti akhirnya angkat bicara terkait teror yang diterimanya.

Maklum, sejak menikah siri pada 14 Mei 2011, Benazir selalu mendapat teror dari istri pertama Limbad, Susi Indrawati. Tak heran, jika Benazir Endang Budiyanti mengaku menyesal telah menjadi istri kedua dari Limbad.

"Waktu itu mbak Susi sempat mendatangi rumah saya yang di daerah Tangerang. Ya disitu dia marah-marah dan ngacak-ngacak rumah saya. Setelah dari rumah saya, langsung ke rumah orang tua saya. Dari situ dia ketemu dengan kakak saya, ya dengan marah-marah datang ke rumah orang tua saya. Orang tua saya waktu itu tidak ada di rumah. Sempat diteror kakak saya, kakak saya, bude saya, diteror oleh mbak Susi," papar Benazir di tayangan Silet RCTI, Jakarta, Jumat (6/12/2019). 

Dikatakannya, bukan hanya sekedar datang dan marah-marah, Susi juga sempat mengacak-acak kediamannya tersebut. Bahkan, usai mengacak-acak kediamannya, Susi dikabarkan langsung menyambangi kediaman orang tua Benazir dan meneror kakak serta budenya.

Ha tersebut dibenarkan oleh adik kandung Benazir, Zadit yang terus menerus merasa terancam dengan teror yang dilakukan oleh istri pertama Limbad. Apalagi, Benazir merasa semakin trauma lantaran kediamannya sempat didatangi oleh Susi.

"Dia nangis, sakit langsung. Dia enggak bisa tidur berhari-hari karena merasa terancam. Dan yang kita tahu, kak Benazir sendiri ada rasa trauma tersendiri dalam hatinya," kata Zadit.

Tak sampai di situ, Zadit mengatakan Benazir jadi mengalami depresi akut. Makanya, ia aksihan melihat keadaan Benazir. "Karena yang dulu-dulu pun kita sering disamperin. Maksudnya dia itu kalau ngomong enggak cuma ngomong, beneran disamperin. Jadi dari situ kak Benazir merasa ketakutan, merasa tertekan, depresi berat. Anaknya dibilang anak ha**m, kayak gitu," sambungnya.

Dobrak Pintu

Hal senanda diungkapkan ibunda Benazir, Bunayah Shofa yang mengatakan jika pintu rumah anaknya sempat didobrak oleh Susi, kemudian dilanjutkan dengan menonjok kaca pembatas ruang tamu hingga pecah, sampai harus dilerai oleh warga sekitar.

"Dia pindah rumah ke Cengkareng, nah di rumah Cengkareng diobrak abrik, malam-malam dia datang, dengan tidak baik dan tidak sopan. Pintu didobrak. Kaca di pembatas ruang tamu dihancurin, ditonjok sampai anaknya itu si Dika sampai berdarah. Kemudian RT sampai tetangga datang melerai, karena saking berisiknya, ramai," lanjutnya.

Merasa tak tahan dengan teror yang selalu dilayangkan Susi, Benazir akhirnya pasrah. Ia  mengaku bersalah telah menjadi orang ketiga dalam kehidupan rumah tangga Limbad dan Susi.

"Saya yang salah karena sudah ada di dalam kehidupan mbak Susi dan mas Limbad. Ya kalau memang tidak ada jalan damai dan master Limbad sangat menyayangi keluarga, sangat menyayangi anak-anaknya. Kalau memang mbak Susi tidak bisa menerima, dan master Limbad ingin kembali kepada mbak Susi, lebih baik saya mengalah," lanjutnya.

Sayang, hingga kini baik Limbad maupun perwakilannya belum memberikan klarifikasi terkait kejadian tersebut.

#Limbad   #istri   #benazir   #teror