Soal Ustadz Abdul Somad (UAS), Pembina YCIQ: Bullying Tetap Dilarang oleh Islam

Safari
Soal Ustadz Abdul Somad (UAS), Pembina YCIQ: Bullying Tetap Dilarang oleh Islam
Ustadz Abdul Somad (UAS)/ ist

Jakarta, HanTer - Pembina Yayasan Cakrawala Insan Qur'ani (YCIQ) Jakarta, Ustadz H. Dedy Martoni, S.Pd., M.Si mengatakan, kawin atau cerai, keluar dari ASN, beli atau jual mobil, atau jual -beli rumah dan sebagainya adalah hak individu. Perceraian UAS dipergunjingkan karena UAS adalah public figure. 

Apalagi UAS,  ustadz kondang dan dianggap manusia suci oleh sebagian masyarakat yang menilai tidak boleh melakukan kekeliruan. Ditambah UAS ada di pihak 212 yang notabene bersebrangan. 

"Denga adanya perceraian maka pihak tertentu merasa ada peluru atau peluang yang empuk untuk menyerang UAS," katanya kepada Harian Terbit, Rabu (4/12/2019) malam.

Lebih lanjut Ustadz Dedy mengatakan, dalam agama Islam jelas hukuman bagi orang yang suka membully. Dalam Al-Hujuraat ayat 11 dijelaskan, "Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) itu lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok). Dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita-wanita yang lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olok) itu lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri."

"Ayat tersebut jelas melarang kita mengolok-olok, menghina, apalagi menyakiti secara fisik kepada sesama, karena bisa jadi orang yang diolok-olok atau dihina lebih mulia dari yang mengolok-olok," jelasnya.

Dalam tinjauan apapun, sambung Ustadz Dedy, penghinaan adalah perbuatan tercela karena menyakiti hati orang lain. Apalagi dilakukan di hadapan publik.

Demikian halnya bullying di dunia nyata dan maya yang berisi umpatan, ujaran kebencian, caci maki, sumpah serapah, atau serangan fisik kepada pihak lain adalah perilaku keji (fahsya').

Jadi, hukum bullying adalah haram, karena termasuk sikap dan perilaku menyakiti orang lain yang dapat merusak nama baik (citra) atau harkat kemanusiaan.

"Dengan alasan apapun, bullying tetap dilarang oleh Islam. Bagi para pelaku yang terlanjur melakukannya harus meminta maaf kepada korban agar dosanya diampuni oleh Tuhan," tandasnya. 
 

#Dedy   #Martoni   #UAS   #Hukum   #Bully