Tanggapi Persoalan Kimi Hime, Aktivis: Kominfo Ada Motif Lain?

Sammy
Tanggapi Persoalan Kimi Hime, Aktivis: Kominfo Ada Motif Lain?
Kimi Hime (ist)

Jakarta, HanTer - Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akhirnya men-suspend tiga konten milik Kimi Hime. Tindakan itu buntut dari kurang komunikatifnya YouTuber bernama lengkap Kimberly Khoe itu atas panggilan yang dilayangkan oleh Kominfo. Hal tersebut kerap menuai reaksi di berbagai kalangan.

"Harusnya Kominfo jangan tebang pilih dalam hal ini. Panggil juga pemilik-pemilik akun yang serupa, masih banyak kok pemilik akun yang berkonten vulgar," kata salah satu Aktivis 98, Cecep Handoko di Jakarta, Minggu (28/7/2019).

Ia mengungkapkan, tentunya Kominfo memiliki divisi kerja yang khusus mengatasi persoalan berbagai konten vulgar hingga pornografi. Dalam hal ini, dirinya menyayangkan mengapa hanya akun wanita yang kerap dikenal dengan Kimi Hime saja yang ditindak tegas.

"Kecuali, dalam hal ini Kominfo ada motif lain?," ungkapnya.

Menurut Cecep, penerapan UU ITE dan UU Pornografi terhadap Kimi merupakan bentuk diskriminasi hukum dan diskriminasi gender. Ia juga melihat adanya aroma lain dibalik protes desakan Komisi I DPR terhadap Kimi.

"Sekilas teringat saat persoalan Zaskia Gotik digilas dengan dalih penghinaan terhadap Burung Garuda (Pancasila, red). Dibalik kasus Zaskia, ternyata ada 'udang dibalik batu jadi'. Jadi jangan sampai publik membuka itu," terang dia.

Ia melanjutkan, jika konten Kimi hanya layak di konsumsi orang dewasa, menurutnya secara tehnologi itu bisa diproteksi. Semisal dalam hal tool pembatasan usia.

"Sehingga tidak perlu sampai membesarkan masalah. Lagian, konten Kimi inikan bentuk ekspresi dan kreatifitas seorang seniman vloger, lalu apa masalahnya," tanya nya.

Cecep menilai, permasalahan yang lebih subtansif yang harusnya menjadi perhatian Kominfo adalah soal UU Perlindungan Data Pribadi. Karena menurutnya, masyarakat lebih butuh itu daripada sekedar menghabiskan energi mengurusi persoalan Kimi.

"Sudah banyak kasus yang menjerat masyarakat lantaran data pribadinya disalah gunakan oleh orang orang tak bertanggung jawab. Salah satu contohnya, baru-baru ini ada 70 driver Ojol tiba tiba tersangkut pinjaman online yang akhirnya ditemukan fakta bahwa data si driver dipake oleh orang lain," ungkap dia.

Untuk diketahui, Kominfo akhirnya men-suspend tiga konten milik Kimi Hime. Hal ini buntut dari kurang komunikatifnya YouTuber bernama lengkap Kimberly Khoe itu atas panggilan yang dilayangkan oleh Kominfo.

Kasus tersebut bermula saat Rapat Kerja Kominfo dengan Komisi I DPR-RI beberapa waktu lalu. Komisi I menerima laporan dari Asosiasi Pengawas Penyiaran Indonesia (APPI) terkait konten Kimi Hime yang dinilai mengandung konten dewasa di channel YouTube miliknya. Laporan tersebut diteruskan ke Kominfo untuk ditindaklanjuti.

Menerima aduan itu, Kominfo pun sudah memanggil YouTuber yang rutin mengulas game itu. Dalam pemanggilan ini, berbagai cara telah ditempuh. Mulai dari mengirim Direct Message (DM) ke akun media sosial hingga mengirim email.

Sayangnya, Kimi tidak merespon panggilan dari Kominfo. Ini yang kemudian membuat Kominfo 'mengeluarkan ancaman' memblokir beberapa konten yang dianggap kelewat vulgar.