Sudah Gunakan Ekstasi 20 Tahun Silam

Kurir Sabu untuk Nunung Berpura-pura Jual Perhiasan

Harian Terbit/Danial
Kurir Sabu untuk Nunung Berpura-pura Jual Perhiasan
Komedian Srimulat Nunung

Jakarta, HanTer - Komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung dan suaminya mengaku bertransaksi narkoba dengan modus seolah-olah sedang membeli perhiasan dari tersangka TB.

"Jika ada yang bertanya kepentingan tersangka TB datang menemui Nunung, mereka sepakati bahwa tersangka TB ini selalu menyerahkan perhiasan. Jadi seolah-olah ada jual-beli perhiasan. Itu pun diakui dan dituangkan di berita acara pemeriksaan," kata Calvijn Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn di Mapolda Metro Jaya, Senin (22/7/2019).

Calvijn menjelaskan, dua hari pengembangan kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu oleh tersangka Nunung, polisi menemukan sejumlah fakta terbaru terkait kasus tersebut.

Menurut Calvijn, Nunung selalu bertransaksi narkoba jenis sabu di depan rumahnya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Saat pemesanan sabu dilakukan Nunung ke tersangka TB melalui telepon genggam. Lalu, pesanan diantar TB ke rumah Nunung.

Saat tiba di depan rumah Nunung, transaksi sabu dilakukan di pagar rumah Nunung melalui jeruji pagar rumahnya dan langsung dibayar tunai oleh Nunung. TB tidak pernah diizinkan masuk ke dalam rumah Nunung.

"Langsung yang menerima bungkusan itu di antara jeruji gerbangnya, jadi TB itu tidak masuk, diserahkan, yang menerima adalah tersangka NN," beber Calvijn.

Dijelaskan lagi, Nunung sempat mengkonsumsi narkoba jenis sabu yang dibelinya dari tersangka TB sebelum ditangkap oleh polisi dan usai melakukan transaksi 2 gram sabu di depan rumahnya, Nunung langsung mengonsumsi sabu bersama suaminya.

"Sempat memakai secara bersama dulu di kamarnya, memakai secara bersama dengan waktu yang tidak terlalu lama, dan membuang sisanya," ungkap Calvijn.

Pada penggerebakan, Nunung dinilai tidak kooperatif karena berusaha menghilangkan barang bukti dengan membuang sabu yang baru dibelinya seberat 2 gram dengan harga Rp2,6 juta ke dalam kloset.

"Proses pemesanan ini selalu yang aktif memesan ke TB adalah NN. Dan selalu modusnya sama, tersangka TB menyerahkan langsung ke rumah tersangka Nunung di Tebet," pungkasnya.

20 Tahun

Polda Metro Jaya mengungkapkan Nunung pernah menggunakan narkotika jenis ekstasi sekitar 20 tahun silam. Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Argo Yuwono dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Senin, hal tersebut terjadi pada Nunung karena terpengaruh oleh lingkungan.

"Tersangka NN memang sudah pernah menggunakan narkotika, zaman itu ekstasi, itu 20-an tahun yang lalu karena lingkungan," kata Argo.

Argo mengungkapkan, Nunung sempat berhenti mengonsumsi narkotika dan baru pada bulan Maret lalu, Nunung kemudian mulai mengonsumsi narkotika jenis sabu-sabu dengan alasan untuk menjaga daya tahan tubuh.

"Untuk daya tahan tubuh dan setiap hari menggunakan karena dia ada main sinetron dan ada kegiatan yang lain," ucap Argo.