Serunya Aksi Teaterikal Sambut Pemilu Damai di Bunderan HI

romi
Serunya Aksi Teaterikal Sambut Pemilu Damai di Bunderan HI
Aksi teaterikal di BUndaran HI/ rom

Jakarta, HanTer - Memasuki hari tenang, semua pihak diharapkan tak melakukan kampanye secara tersembunyi maupun terang-terangan karena sanksinya bisa di pidana. Oleh karenanya, banyak yang menghimbau masa tenang ini dijadikan bahan perenungan diri untuk mengambil sikap tegas memilih calon pemimpin negara.

Nah, lewat aksi teaterikal yang ditampilkan oleh 15 orang perwakilan Presidium Mahasiswa Bela Rakyat dari berbagai kampus, diharapkan masyarakat yang menyaksikan tidak terpancing dengan isu-isu murahan yang belum jelas kebenarannya. 

“Aksi yang ditampilkan mereka lebih banyak melakukan bahasa tubuh. Tujuannya supaya pada masa tenang ini semua pihak tetap damai siapapun yang terpilih nanti setelah 17 April 2019,” kata Ketua Umum Presidium Mahasiswa Bela Rakyat, Anhar Tanjung di sekitar BUndaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta Pusat, Ahad (14/4/2019).

Anhar menambahkan, Pemilu merupakan pesta demokrasi sebagai salah satu perwujudan kedaulatan rakyat. Dengan demikian partisipasi aktif dari seluruh warga negara Indonesia sangat menentukan pemerintahan 5 tahun kedepan. 
“Intinya saya mengajak seluruh elemen mahasiswa, pemuda kawal dan sukseskan Pemilu 2019 agar berjalan lancar damai dan aman,” harapnya. 



Untuk itu menjelang pemilu serentak tahun 2019 kami menghimbau kepada lapisan asyarakat untuk menggunakan hak dan kewajiban nya. Jangan golput dan hindari hoax apalagi sekarang sudah masa tenang. 

“Kepentingan bangsa dan negara harus di nomor satukan jangan terpecah belah dan kita bantu aparat keamanan untuk menjalankan tugasnya,” tambahnya. 

Dalam teaterikal itu menampilkan sosok ilustrasi dari capres dan cawapres no 1 dan 2, yakni Joko Widodo dan Prabowo Subianto. “Acara tersebut juga menyita perhatian penguncung car free day,” tutup Anhar.