Dinilai Merugikan Musisi, Penyanyi Sang Alang Minta RUU Permusikan Dibatalkan

romi
Dinilai Merugikan Musisi, Penyanyi Sang Alang Minta RUU Permusikan Dibatalkan
Sang Alang/ ist

Jakarta, HanTer - Musisi sekaligus penyanyi Sang Alang berharap RUU Permusikan yang saat ini sedang diajukan oleh DPR, dibatalkan. Karena menurutnya isi RUU tersebut sama sekali tidak berpihak kepada musisi. “Justru membelenggu kebebasan berekspresi,” katanya, di Jakarta, Senin (4//2019).

Sang Alang  menganggap banyak pasal dari RUU Permusikan justru bertentangan dengan jiwa dan sifat kesenian yang bebas berekspresi sepanjang tidak melanggar norma norma yang berlaku di masyarakat. 

“Sebagai musisi saya sangat prihatin dan bertanya Tanya sebenarnya apa sih tujuan dibuatnya RUU Permusikan ini? Mau melindungi kok malah membatasi. Apalagi ada ketentuan soal sertifikasi segala,” terangnya. 

Ia memberi contoh dirinya jika mengikuti RUU Permusikan maka harus memiliki empat sertifikat. “Satu sertifikat sebagai Pencipta, Lalu sebagai Penyanyi, Kemudian sebagai penata musik dan juga sebagai distributor. Ini jelas membingungkan,“ ungkapnya.

Pertanyaan berikutnya, lanjut Sang Alang  yang sudah bermusik sejak tahun 1990 an ini, siapa yang harus menguji dan memberikan sertifikat. Artinya harus ada lembaga yag mengurusnya. Nah pengujinya siapa. Siapa yang menentukan atau menguji sang penguji,” tambahnya. 

Pitra Nasution yang menjadi Penasehat Hukum dari Sang Alang mengatakan bahwa RUU Permusikan justru banyak bertentangan dengan UUD 45 yang menjadi dasar dari segala dasar sumber hukum atau UU di Indonesia. 

“Saya baca dan telaah ternyata RUU Permusikan kok bertentangan dengan UUD 45  terutama pasal 28C,”  kata Pitra. Padahal seharusnya setiap UU yang dibuat tidak boleh bertentangan dengan semangat UUD 45.

#Sang   #Alang   #RUU   #Permusikan   #Dibatalkan