Tokoin Ajak #MilenialMelawanCorona Secara Nasional

Safari
Tokoin Ajak #MilenialMelawanCorona Secara Nasional
Ki-Ka: Gabriella Christy- Finance Director, Prevent Homedik, dr. Daeng M. Faqih -Ketua Umum IDI, dan Reiner B. Rahardja - CEO Tokoin Group

Jakarta, HanTer - Tokoin akan memberikan bantuan donasi terkait dengan wabah Virus Corona Covid-19 yang pada saat ini penularannya terus meningkat. Tokoin Indonesia melalui gerakan Tokoin Care #TokoinPeduli akan bekerja sama dengan Prevent, perusahaan yang bergerak di bidang alat kesehatan Rapid Test  diagnostik yang terpercaya di Indonesia.

Tokoin juga akan mengajak para milenial Indonesia untuk ikut berpartisipasi dalam gerakan #MilenialMelawanCorona secara nasional.

"Di fase pertama ini kami membantu bangsa untuk mendonasikan 1000 Alat Rapid Test kepada para dokter dan tenaga medis melalui organisasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk memerangi kasus virus corona Covid-19 di Indonesia," ujar Reiner Rahardja, CEO Tokoin di kantor IDI, Jakarta, Senin (6/4/2020).

Menurut Rainer, donasi ini bertujuan untuk mendukung dan membantu tenaga medis Indonesia yang sedang berjuang mengatasi virus corona Covid-19 di Indonesia. Adapun langkah kedepan donasi yang masuk akan dikontribusikan untuk membantu mencukupi kebutuhan alat -alat medis lainnya, yang pada saat ini kebutuhan alat medis juga mengalami kelangkaan.

"Momen hari ini juga menjadi kick-off dari gerakan donasi masal yang kami lakukan secara besar melalui sistem blockchain, sehingga fase donasi berikutnya akan lebih banyak individu maupun perusahaan yang bisa ikut terlibat dalam mensupport garda medis kita”, jelasnya.

Rainer mengakui, walaupun kondisi ekonomi saat ini sangat terdampak dengan adanya wabah virus Corona. Namun pihaknya tetap mengedepankan revolusi industri 4.0 yang tidak terelakkan. Dan pada kondisi saat ini industri yang akan sangat diuntungkan dari perkembangan blockchain yang merupakan salah satu dari revolusi industri 4.0 adalah industri kesehatan dan rumah sakit.

"Itulah kenapa kami tidak tinggal diam saat industri kesehatan sedang dilanda musibah besar," paparnya.

Lebih lanjut Rainer mengatakan, garda terdepan yang melawan virus corona Covid-19 bukanlah tenaga medis melainkan kita semua yang masih merasa sehat. Oleh karena itu tugas kita adalah tetap di rumah dan jangan keluyuran atau berkumpul karena kita bisa saja mengidap virus corona Covid-19.  namun tubuh kita kuat, sehingga disebut sebagai carrier atau pembawa virus lalu menularkan yang lemah di rumah.

"Sedangkan tim medis adalah garda pertahanan terakhir yang mencegah agar tidak lebih banyak nyawa melayang, itulah kenapa kita harus mensupport garda terakhir agar tidak ikut tumbang," pungkasnya.