BPJAMSOSTEK Menara Sosialisasi Peningkatan Manfaat ke Pelaku UKM dan Startup

Arbi
BPJAMSOSTEK Menara Sosialisasi Peningkatan Manfaat ke Pelaku UKM dan Startup
Sosialisasi SIAPP82 BPJAMSOSTEK kepada pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) dan pendiri perusahaan rintisan (start up), di Jakarta, Kamis (20/2).

Jakarta, HanTer - BPJamsostek Kantor Cabang Jakarta Menara Jamsostek terus menggencarkan  Sosialisasi Peningkatan Manfaat Peraturan Pemerintah No 82 Tahun 2019 (SIAPP 82). Kali ini, sosialisasi digelar dalam kegiatan pelatihan “Scale Up Your Business” yang diadakan oleh PT Wira Daya Visinesia, di Jakarta, Kamis (20/2/2020).

Kegiatan yang dihadiri puluhan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) serta para pendiri perusahaan rintisan (start up) ini dikemas dalam bentuk Talkshow dengan pembicara Kepala BPJamsostek Kantor Cabang Jakarta Menara Jamsostek, Hadi Purnomo.

Kepala BPJamsostek Kantor Cabang Jakarta Menara Jamsostek, Hadi Purnomo mengatakan, peningkatan manfaat tanpa kenaikan iuran pada program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) ini diamanahkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 82 Tahun 2019, tentang Perubahan PP No 44 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.

Ia menyatakan, kenaikan manfaat ini sebagai perwujudan hadirnya pemerintah dalam menjamin kesejahteraan pekerja Indonesia. "Melalui program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, pemerintah memberikan jaminan kesejahteraan dan kepastian perlindungan untuk para pekerja," kata Hadi, dalam kesempatan itu.

Dalam program JKM, peningkatan manfaat  cukup signifikan.Di mana, selama ini manfaat program JKM yang diterima ahli waris terdiri dari santunan kematian yang diberikan secara sekaligus dan berkala selama 24 bulan, bantuan biaya pemakaman, dan beasiswa untuk satu orang anak dengan total manfaat sebesar Rp24 juta naik menjadi 42 juta.

Selanjutnya, santunan kematian program JKM naik dari Rp16,2 juta menjadi Rp20 juta, santunan berkala meninggal dunia dari Rp6 juta untuk 24 bulan menjadi Rp12 juta, dan biaya pemakaman naik dari Rp3 juta menjadi Rp10 juta.

Selain manfaat di atas, program JKM juga memberikan bantuan beasiswa dengan perubahan poin-poin yang sama dengan manfaat program JKK, yaitu maksimal mencapai Rp174 juta untuk dua orang anak.

Adapun pemberian beasiswa kepada anak pekerja pada program JKK adalah sebagai berikut: pertama, pendidikan TK sampai SD atau sederajat sebesar Rp1,5 juta per tahun untuk setiap orang dengan menyelesaikan pendidikan maksimal delapan tahun. Kedua, pendidikan SLTP atau sederajat sebesar Rp2 juta per orang setiap tahun dengan menyelesaikan pendidikan maksimal tiga tahun.

Ketiga, pendidikan SLTA atau sederajat sebesar Rp3 juta per tahun, dengan menyelesaikan pendidikan maksimal tiga tahun. Keempat, pendidikan tinggi maksimal Strata 1 atau pelatihan sebesar Rp12 juta per tahun dengan menyelesaikan pendidikan maksimal lima tahun.

“Dalam PP 82/2019 yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada 2 Desember 2019 itu,  manfaat-manfaat yang akan diterima adalah bagi pekerja yang aktif dalam membayar iuran dan terdaftar sebagai peserta BPJamsostek,” pungkas Hadi.