Meninggal di Tempat Kerja, BPJAMSOSTEK Santuni Ahli Waris Rp 460 Juta

Arbi
Meninggal di Tempat Kerja, BPJAMSOSTEK Santuni Ahli Waris Rp 460 Juta
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Cilandak, Puspitaningsih bersama tim saat menyerahkan secara simbolis santunan kepada ahli waris pekerja yang meninggal dunia, di Balikpapan, Senin (17/2/2020). Foto Dok BPJSTK

Jakarta, HanTer - BPJS Ketenagakerjaan yang dipanggil BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Jakarta Cilandak menyerahkan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) senilai Rp460 juta kepada ahli waris almarhum Yohanes Rombe, Senin (17/2/2020), di kediamannya di Balikpapan.

Santunan sebesar Rp460 juta itu terdiri dari santunan kematian Rp 432 juta, biaya pemakaman Rp3 juta, santunan berkala Rp4,8 juta, beasiswa pendidikan Rp 12 juta dan Manfaat Jaminan Hari Tua (JHT) Rp 7,9 juta dan Jaminan pensiun yang diterima setiap bulan sebesar Rp 629 ribu.

Santunan itu diserahkan oleh Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Cilandak, Puspitaningsih, kepada ahli waris istri almarhum Yohanes Rombe, yakni Ibu Yuliana Tasik didampingi oleh tiga orang anaknya.

"Almarhum meninggalkan satu orang istri dan tiga orang anak yang masih kecil, kami telah menyerahkan santunan ini kepada ahli waris yang berhak menerimanya yakni istri almarhum, Ibu Yuliana Tasik. BPJAMSOSTEK hadir untuk memberikan kepastian manfaat kepada ahli waris yang mengalami kecelakaan kerja," ungkap Puspitaningsih.

Ia juga menambahkan, bahwa santunan ini tentunya tidak bisa menggantikan posisi almarhum, namun BPJAMSOSTEK berharap bahwa santunan ini kiranya dapat meringankan beban keluarga serta dapat dimanfaatkan sebaik mungkin terutama apabila ada amanah atau pesan almarhum.

Dalam kesempatan ini, wetty sapaan akrab puspitaningsih, mengimbau agar keluarga dan perusahaan turut serta mensosialisasikan dengan mengajak teman dekat, keluarga, maupun tetangga disekitar untuk ikut program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Wetty juga berterima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada PT Madhani Talatah Nusantara yang telah mengikutsertakan karyawannya untuk ikut program BPJAMSOSTEK sehingga terlindungi dari risiko sosial ekonomi.

Wetty juga mengimbau kepada setiap perusahaan pemberi kerja dan pekerja tertib serta patuh administrasi sehingga manfaat yang diterima oleh tenaga kerja optimal.

“Kami BPJAMSOSTEK mengimbau kepada seluruh masyarakat pekerja agar sadar pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan karena risiko sosial ekonomi ataupun risiko kecelakaan tidak ada tahu kapan terjadi dan menimpa diri kita,” pungkas Wetty.