Virus Corona Berpotensi Tekan Ekonomi RI hingga 0,29 Persen

Ant
Virus Corona Berpotensi Tekan Ekonomi RI hingga 0,29 Persen
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto. (Ist)

Jakarta, HanTer - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memproyeksikan wabah virus corona akan menekan perekonomian Indonesia sekitar 0,1 persen hingga 0,29 persen melalui penurunan ekonomi China.

“China diprediksi secara konsensus ekonomi akan turun 1 sampai 2 persen jadi kalau ke Indonesia itu 0,1 sampai 0,29 persen,” katanya di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu.

Airlangga menyebutkan potensi penurunan ekonomi di Tanah Air itu salah satunya melalui sektor pariwisata sebab virus corona mengakibatkan sekitar 2 juta turis asal China tidak dapat berkunjung ke Indonesia.

“Paling terdampak adalah tourism jadi China itu 2 juta ke Indonesia dengan adanya corona di mana-mana travel warning dan turis dari China distop,” ujarnya.

Selain itu, Airlangga mengatakan meskipun sektor manufaktur juga terdampak, namun tidak akan terlalu terasa sebab meskipun Wuhan merupakan pusat otomotif tapi bukan tujuan utama bagi Indonesia. “Manufaktur kaitannya dengan supply chain, bahan baku. Di Wuhan kan pusatnya otomotif tapi otomotif Indonesia basisnya bukan dari China jadi dampaknya relatif kecil,” ujarnya.

Selanjutnya, ia menuturkan sektor industri farmasi turut terimbas wabah virus corona karena Indonesia masih mengimpor dari China dan negara tersebut memperpanjang libur massal hingga pertengahan Februari mendatang.

“Kemungkinan farmasi industri terkena karena sebagian komponen ada di sana dan sekarang mereka memperpanjang libur massal,” ujarnya.