Perusahaan BUMN Diminta Integrasikan Data Perpajakan

Arbi
Perusahaan BUMN Diminta Integrasikan Data Perpajakan
ilustrasi. (Ist)

Jakarta, HanTer - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) meminta ada diskresi dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk melakukan digitalisasi integrasi data perpajakan khususnya dari seluruh BUMN di Tanah Air.

"Kalau bisa semua BUMN tidak hanya Pertamina karena basisnya adalah transparansi," kata Dirjen Pajak Suryo Utomo  di Jakarta, dilansir dari Antara, Kamis.

Ia mengharapkan BUMN di Tanah Air menjadi contoh integrasi data perpajakan secara digital dengan Ditjen Pajak karena perusahaan-perusahaan pelat merah merupakan institusi negara.

Ditjen Pajak mengatakan dengan integrasi data perpajakan dengan DJP secara digital, diharapkan membangun paradigma baru untuk kepatuhan sukarela yang kolaboratif. Dengan begitu,  basis data penerimaan pajak bisa lebih luas.

"Pajak itu tulang punggung penerimaan negara, 70 persen di antaranya berasal dari pajak," ucapnya.

Dia mengharapkan dalam lima tahun ke depan seluruh data perpajakan BUMN sudah terintegrasi dengan Ditjen Pajak. Nanti, data perpajakan dari BUMN bisa dikelompokkan berdasarkan satu model transaksi seperti BUMN dari perbankan, farmasi hingga pelabuhan.

Dengan integrasi data pajak secara digital, Ditjen Pajak mendapatkan keuntungan yakni memperluas basis pajak hingga mengurangi biaya pegawai untuk mengumpulkan data. \

#djp   #pajak   #bumn