Minim Kasir, Pengunjung Carrefour ITC Permata Hijau Harus Antri Mengular

Hermansyah
Minim Kasir, Pengunjung Carrefour ITC Permata Hijau Harus Antri Mengular
Para pembeli yang antri menuju kasir di Carrefour ITC Permata Hijau

Jakarta, HanTer - Lonjakan konsumen pada akhir pekan, Minggu (26/5/2019) untuk berbelanja di toko swalayan Carrefour di ITC Permata Hijau, Jakarta Barat, nampaknya kurang diantisipasi oleh manajemen toko frenchise tersebut, terlebih beberapa perusahaan sudah mengeluarkan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk para karyawannya, agar dibelanjakan untuk keperluan Hari Raya Lebaran nanti. 

Pasalnya, konsumen yang ingin membayar hasil belanjaannya, harus rela kehilangan waktunya lebih dari setengah jam hanya untuk mengantri membayar di kasir. Kondisi tersebut terjadi lantaran tidak semuanya mesin kasir dioperasikan.

Dari pantauan Harian Terbit dilokasi perbelanjaan pada pukul 20.15 WIB, dari kurang lebih 40 mesin kasir yang tersedia, manajemen Carrefour ITC Permata Hijau hanya mengoperasikan setidaknya delapan mesin kasir.

Mesin kasir yang tidak beroperasi

 

Sontak, antrian pun mengular hingga puluhan meter, meski salahsatu karyawan perusahaan tersebut sempat berinisiatif memberikan kursi untuk para konsumen yang antri menuju kasir, akan tetapi kondisi itu tidak menghalangi komplain dari para konsumen.

"Lebih dari setengah jam saya bersama suami dan anak saya ngantri menuju kasir," tutur Hesti, salahsatu pembeli yang rela antri demi membayar kebutuhan rumah tangganya serta kebutuhan anaknya yang dibeli.

"Kalau pelayanannya tidak peka dengan keadaan dan terus seperti ini, lebih baik kita pindah belanja ketempat lain," timpal Wawan, pasangannya.

Kondisi tersebut bukannya tanpa sebab, karena menurut salahsatu kasir yang enggan disebut namanya, pengurangan karyawan telah terjadi sebelumnya, diantaranya adalah para kasir.

"Biasanya memang hanya ada delapan hingga 10 kasir yang bekerja, meski mesin kasirnya ada 40, lantaran sebelumnya ada pengurangan karyawan," ucap si kasir wanita itu.

Disisi lain, setelah melakukan konfirmasi dengan Cecep, selaku Manager Duty Carrefour ITC Permata Hijau, dirinya membenarkan jika dari 40 mesin kasir yang tersedia hanya 8 hingga 10 mesin yang dioperasikan. Bahkan ia pun meminta maaf kepada para konsumen atas ketidaknyamanan ini. 

"Saya selaku Manager Duty yang bertugas, meminta maaf atas ketidaknyamanan saat berbelanja, lantaran harus mengantri lama untuk membayar, karena memang kondisinya seperti ini. Semoga dengan kejadian ini bisa menjadi pembelajaran bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kami terhadap para konsumen," ucapnya.

"Hal ini akan kami teruskan ke atasan untuk mencari solusi agar pelayanan kami memuaskan terhadap konsumen, sehingga tidak membuat kabur para pelanggan kami yang setia berbelanja kepada kami," tutupnya.