Sinar Mas Land Memamerkan Inovasi Gerakan Sekolah Menyenangkan di Festival Pendidikan 2019

Anugrah
Sinar Mas Land Memamerkan Inovasi Gerakan Sekolah Menyenangkan di Festival Pendidikan 2019
(Kiri-kanan) Monik William (Deputy Group CEO Sinar Mas Land) bersama Muhammad Nur Rizal (Founder Gerakan Sekolah Menyenangkan) Christopher Siswanto (CEO Strategic Land Bank Sinar Mas Land), Syukur Lawigena (Direktur PT. Bumi Serpong Damai Tbk) dan T. Novi Poespita Candra (Founder Gerakan Sekolah Menyenangkan) menandatangani kerja sama dalam melakasanakan program Gerakan Sekolah Menyenangkan sebagai bagian dari program CSR Sinar Mas Land di wilayah Kabupaten Tangerang dan Tangerang Selatan dan wilayah Republik Indonesia. Program ini merumuskan konsep sekolah masa depan, yakni memberi ruang tumbuhnya keunikan potensi setiap anak manusia dengan mengembangkan lingkungan belajar yang menyenangkan dan memanusiakan anak didiknya. Selasa (30/4)

Tangerang, HanTer -- Sinar Mas Land kembali menggelar Festival Pendidikan yang kelima di QBIG, BSD City. Acara ini turut dihadiri oleh Drs. Herry Heryanto (Asisten Daerah I Kabupaten Tangerang) yang mewakili Ahmed Zaki Iskandar (Bupati Kabupaten Tangerang). Festival Pendidikan ini juga mengundang berbagai pelaku pendidikan lintas sektor di wilayah Kabupaten Tangerang dan Tangerang Selatan. 

Sebagai perusahaan yang menekankan pada pentingnya pendidikan, Sinar Mas Land melihat pentingnya Festival Pendidikan guna menyatukan visi pelaku dan pegiat pendidikan di Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang.

Selain itu, acara ini juga sekaligus memperingati Hari Pendidikan Nasional dan dimeriahkan dengan serangkaian lomba pendidikan bagi siswa TK hingga SMA dan sekolah-sekolah madrasah. Mengusung tema “Sekolah Menyenangkan untuk Pendidikan Indonesia yang Memanusiakan dan Memerdekakan”, Festival Pendidikan tahun ini akan menghadirkan berbagai bentuk acara pendidikan, salah satunya pameran Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM Fair). 

GSM Fair ditujukan untuk mensosialisasikan program Sekolah Menyenangkan serta mengunjukkan hasil transformasi sekolah-sekolah binaan GSM. Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM), diinisiasi oleh aktivis pendidikan Muhammad Nur Rizal, ST., M.Eng, Ph.D diperkenalkan pertama kali oleh Rumah Pintar BSD City dan selanjutnya di fasilitasi sebagai program CSR oleh Sinar Mas Land.

Penyerahan bantuan pendidikan dari Sinar Mas Land, kepada siswa-siswi sekolah binaan Gerakan Sekolah Menyenangkan di Kabupaten Tangerang dan Tangerang Selatan dalam acara Festival Pendidikan di QBig BSD City. Sebagai perusahaan yang menekankan pada pentingnya pendidikan, Sinar Mas Land melihat pentingnya Festival Pendidikan guna menyatukan visi pelaku dan pegiat pendidikan di Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang. Selain itu, acara ini juga sekaligus memperingati Hari Pendidikan Nasional dan dimeriahkan dengan serangkaian lomba pendidikan bagi siswa TK hingga SMA dan sekolah-sekolah Madrasah, Selasa (30/4)

Program ini merumuskan konsep sekolah masa depan, yakni memberi ruang tumbuhnya keunikan potensi setiap anak manusia dengan mengembangkan lingkungan belajar yang menyenangkan dan memanusiakan anak didiknya. 

GSM Fair akan memberikan panggung bagi Sekolah Model GSM untuk memamerkan framework GSM seperti pola lingkungan positif, pola pelibatan sekolah terhadap orang tua dan masyarakat sekitar, pola pembelajaran yang relevan serta pola pengembangan karakter.

Syukur Lawigena selaku Direktur PT Bumi Serpong Damai Tbk mengatakan, “Tujuan utama Festival Pendidikan sebenarnya adalah sebagai wadah untuk menyatukan visi pendidikan di wilayah Tangerang dan Tangerang Selatan. Sambil memperingati Hari Pendidikan Nasional, kami ingin mengajak para pelaku pendidikan di Indonesia untuk merefleksikan apa yang telah dicapai oleh pola pendidikan di Tangerang dan Tangerang Selatan. 

Kemudian kami juga mencoba menawarkan sebuah inovasi yang telah kami uji cobakan di beberapa sekolah yaitu program GSM. Di acara ini kami memamerkan apa yang ditawarkan dan yang telah dicapai oleh program GSM di sekolah-sekolah uji coba kami. Harapannya program GSM dapat menyesuaikan dengan kebutuhan pendidikan di Indonesia.”

Selain menghelat GSM Fair, kegiatan pendidikan dengan tema GSM juga akan dihadirkan untuk memeriahkan Festival Pendidikan 2019. Salah satunya adalah Lomba Mewarnai yang bertema Sekolahku Menyenangkan yang akan dilombakan pada kategori siswa TK. Untuk siswa SD, lomba yang diadakan adalah Inovasi Zona dengan Konsep GSM. Sedangkan Project Based Learning untuk menciptakan alat peraga pembelajaran dari bahan daur ulang akan dilombakan bagi siswa SMP.  Bagi siswa SMA, lomba yang diadakan adalah Lomba Pidato dengan tema “Paradigma Pendidikan”. 

Selain lomba pendidikan, Pentas Bakat dan Prestasi yang dipentaskan oleh murid-murid SD/MI dan SMP/MTs juga menjadi daya tarik bagi setiap pengunjung di Festival Pendidikan 2019.

“Kami memiliki banyak sekali harapan dari diadakannya Festival Pendidikan ini. Kami ingin pengunjung yang pulang dari acara ini mendapatkan inspirasi dan keinginan kuat untuk ikut meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Khususnya bagi siswa yang mengikuti lomba pendidikan dan pentas seni dapat terus terpacu untuk meningkatkan kemampuan, kreativitas, dan daya juang mereka untuk menciptakan karya-karya yang lebih baik lagi. Lalu yang terakhir untuk sekolah-sekolah lain yang telah melihat GSM Fair, kami berharap mereka terinspirasi untuk terlibat dalam transformasi pendidikan yang ditawarkan oleh GSM”, tutup Syukur.