Perkuat Ekonomi Kerakyatan 

Kemendag Targetkan Revitalisasi Pasar Rakyat Sampai 5000an Unit di seluruh Indonesia Tahun Ini

Anugrah
Kemendag Targetkan Revitalisasi Pasar Rakyat Sampai 5000an Unit di seluruh Indonesia Tahun Ini
Kementerian Perdagangan kejar target revitalisasi selama periode 2015-2019 yaitu sebanyak 5.200 pasar rakyat.

Jakarta, HanTer -- Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus menjalankan amanat memperkuat ekonomi kerakyatan dengan melakukan program revitalisasi pasar rakyat. Program ini adalah salah satu dari tiga mandat Presiden Joko Widodo kepada Kementerian Perdagangan dengan target revitalisasi selama periode 2015-2019 yaitu sebanyak 5.200 pasar rakyat. 

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Tjahya Widayanti mengatakan, bahwa pasar rakyat merupakan sektor penggerak ekonomi kerakyatan. ''Dengan revitalisasi, eksistensi pasar rakyat akan tetap kuat dan daya saingnya terhadap toko-toko modern dapat meningkat sehingga dapat memajukan ekonomi kerakyatan,'' kata Tjahya.

Hingga tahun 2018, pemerintah telah membangun/merevitalisasi pasar rakyat sebanyak 4.211 unit dengan anggaran dana alokasi khusus dan tugas pembantuan sekitar Rp1,6 triliun. Untuk memenuhi target, tahun ini direncanakan revitalisasi/pembangunan pasar rakyat sebanyak 1.037 unit.

Apa itu program revitalisasi pasar rakyat? Tjahya menjelaskan, konsep pembangunan/revitalisasi pasar rakyat tidak hanya sekedar pembenahan bangunan fisik, tetapi juga nonfisik yang terkait dengan pengelolaan pasar dan integrasi dengan sektor-sektor lain.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Tjahya Widayanti

''Pembenahan secara fisik untuk meningkatkan citra dan kesan buruk terhadap pasar rakyat yang semula kumuh, becek, dan kotor menjadi bersih dan nyaman untuk dikunjungi. Sedangkan, pembenahan fisik harus didukung dengan revitalisasi nonfisik yang meliputi revitalisasi manajemen, revitalisasi ekonomi, dan revitalisasi sosial,'' katanya.

Revitalisasi manajemen, lanjut Tjahja, yaitu pembenahan yang mencakup tata cara penempatan pedagang, pembiayaan/permodalan, dan standar operasional prosedur (SOP) pelayanan pasar. Revitalisasi ekonomi yaitu pembenahan untuk meningkatkan pendapatan pedagang dan mengakomodasi kegiatan ekonomi formal dan informal di pasar rakayat. 

''Sedangkan revitalisasi sosial budaya yaitu pembenahan dengan menciptakan lingkungan pasar yang menarik, berdampak positif, dan dapat meningkatkan dinamikan dan kehidupan sosial masyarakat/warga,'' ujarnya.

Untuk memperkuat peran pasar rakyat dalam perekonomian suatu daerah, Pemerintah bekerja sama dengan Pemerintah Daerah melakukan pembangunan, pemberdayaan, dan peningkatan kualitas pengelolaan pasar rakyat. Hal ini diatur dalam Undang-Undang No. 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan.

Program Pasar Rakyat School 

Pasar Modern Bumi Serpong Damai (BSD) City, Tangerang Selatan adalah salah satu percontohan pasar tradisional di Indonesia. Sebagai percontohan, Sinar Mas Land dengan inisiasi programnya pasar rakyat school mendukung program revitalisasi pasar rakyat dengan memberikan pelatihan dan bimbingan teknis pasar rakyat kepada pelaku pasar tradisional melalui FGD SNI Pasar dan SOP Pengelolaan Pasar Rakyat yang diselenggarakan oleh Kemendag dari propinsi Aceh hingga Papua.

Pembenahan secara fisik untuk meningkatkan citra dan kesan buruk terhadap pasar rakyat yang semula kumuh, becek, dan kotor menjadi bersih dan nyaman untuk dikunjungi. Sedangkan, pembenahan fisik harus didukung dengan revitalisasi nonfisik yang meliputi revitalisasi manajemen, revitalisasi ekonomi, dan revitalisasi sosial.

Direktorat Sarana Distribusi dan Logistik Kementrian Perdagangan, Sihar Hadjopan Pohan mengatakan, Kementerian Perdagangan menggandeng Sinar Mas Land dalam Pelatihan FGD SNI Pasar dan SOP Pengelolaan Pasar Rakyat, kepada masyarakat pelaku pasar tradisional, salah satunya di Palangka Raya.

Pelatihan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat, bahwa pasar tradisional berpotensi dan mampu bersaing dengan pasar modern yang mempunyai modal besar.

"Pelatihan ini kita tujukan kepada masyarakat karena saat ini pasar tradisional mendapat tantangan pasar modern seperti mini market yang hampir mempunyai cabang disetiap wilayah," ujar Sihar.

Sihar menjelaskan, nantinya pasar tradisional akan direnovasi seperti pasar modern, namun tetap menjaga nilai budaya tradisional. 

"Dengan perubahan pasar tradisional menjadi pasar tradisional modern, ditambah budaya jual beli yang tetap memasyarakat kita harapkan pasar yang dinaungi pemerintah kembali bisa eksis dan menjadi pilihan masyarakat untuk berbelanja," lanjutnya.

Peningkatan Omzet dan Digitalisasi Pasar Rakyat

Salah satu indikator keberhasilan program revitalisasi pasar rakyat adalah peningkatan omzet pasar. Berdasarkan hasil pantauan Kemendag, omzet dari pasar yang telah direvitalisasi naik sebesar 20 persen. Kenaikan omzet mengindikasikan adanya peningkatan pengunjung di pasar tersebut. Hal ini karena pasar rakyat yang sudah direvitalisasi memberikan rasa nyaman dan aman bagi pengunjung untuk berbelanja di pasar tersebut.

Selain itu, untuk mempermudah pemantauan omzet pasar rakyat, Kemendag mendukung pengembangan aplikasi daring yang memanfaatkan teknologi digital, yaitu e-Retribusi dan e-Payment. Pengembangan aplikasi daring ini merupakan transformasi digital pasar rakyat. Dengan melakukan pemantauan omzet secara daring diharapkan dapat membuat sistem kerja pasar rakyat menjadi lebih mudah, tepat, dan efisien.

Pasar Rakyat Award

Untuk memberikan apresiasi kepada pasar rakyat dan pengelola pasar rakyat, Kementerian Perdagangan akan menggelar penganugerahan Pasar Rakyat Award. Pemberian penghargaan dijadwalkan berlangsung pada kegiatan peresmian pasar rakyat yang rencananya dibuka Presiden RI Joko Widodo di International Convention and Exhibition, Bumi Serpong Damai (ICE BSD), Tangerang, pada bulan Maret 2019.

Pasar Rakyat Award diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada pengelola pasar yang telah mengelola dan mengembangkan pasar rakyat dengan baik serta menyediakan barang kebutuhan masyarakat dengan harga yang terjangkau.

Pemberian penghargaan ini bertujuan menumbuhkan kemandirian pasar rakyat untuk melakukan penataan dan pengelolaan pasar secara aktif dan meningkatkan motivasi pengelola, pedagang, dan instansi pembina untuk melakukan berbagai usaha dalam rangka mewujudkan pasar yang aman, bersih, nyaman, dan berkeadilan. 

Pemberian award juga akan meningkatkan peran serta segenap pelaku pasar untuk saling bersinergi mempertahankan eksistensi pasar rakyat dan meningkatkan daya saing pasar rakyat agar dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan perekonomian di daerah sekitarnya.

Adapun kategori Pasar Rakyat Award dibagi menjadi tiga, yaitu Pasar Revitalisasi Terbaik, Pasar Ramah Lingkungan, serta Pasar Ramah Difabel. Dari masing-masing kategori, akan dipilih tiga pasar untuk mendapatkan penghargaan. Sementara itu, bagi para pengelola pasar juga akan diberikan penghargaan untuk satu kategori, yaitu Pengelola Pasar Rakyat Terbaik.