Di era Pemerintahan Jokowi, UMKM Berkembang Pesat

Safari
Di era Pemerintahan Jokowi, UMKM Berkembang Pesat

Bekasi, HanTer - Tokoh buruh dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Tri Wahyu Widodo menilai bahwa di era kepemimpinan Joko Widodo dan Jusuf Kalla, dunia usaha khususnya di Usaha Mikro Kecil Menengan (UMKM) mengalami perkembangan yang cukup pesat. Bukti UMKM semakin meningkat yakni dengan dilaksanakannya regulasi yang banyak memberikan akses kemudahan bagi para pengusaha.

“Masyarakat harus lebih tanggap dan meningkatkan daya baca serta mencari informasi tentang UMKM karena kesulitan dalam melaksanakan regulasi atau aturan yang sudah dibuat," kata Widodo kepada wartawan, Rabu (20/3/2019).

Menurutnya, saat ini banyak sekali akses program pemerintah yang diberikan untuk membantu pengusaha pemula untuk menciptakan lapangan kerja. Hanya saja ia memberikan catatan kepada para penyelenggara negara baik dari pihak eksekutif maupun legislatif agar benar-benar bisa menyalurkan program pro rakyat kecil menengah itu. Bukan hanya ditutup-tutupi dan hanya dibuka untuk kolega atau kerabatnya saja.

“Sehingga dugaanya, mereka (eksekutif dan legislatif-red) lebih mementingkan kelompok atau golongannya masing-masing sehingga kebijakan pemerintah pusat tidak dapat dilaksanakan sebagaimana semestinya diharapkan pemerintah pusat dan para pelaku atau calon pelaku UMKM," jelasnya. 

Widodo menegaskan, UMKM sangat bisa menjadikan kehidupan masyarakat berkembang. Selain itu bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan negara mendapatkan hasil yang positif dari upaya peningkatan di sektor ekonomi. Namun untuk dapat membuat perekonomian negara bisa maju harus ada marketing UMKM yang baik dan harus ada jaminan untuk mendapatkan kemudahan dengan kebijakan pemerintah.

Widodo juga mengatakan, setiap keinginan untuk memulai menjalankan UMKM harus dengan niat yang kuat, mau belajar,  tekun serta memenuhi syarat-syarat legalitas, agar hasilnya dapat benar-benar dinikmati untuk masa depan. Produk pun harus terjaga kualitasnya,  baik dari persiapan rumah usaha yang layak sampai dengan market serta administrasi manajemen. 

Tentunya, lanjut Widodo, hal ini membutuhkan pembinaan atau pendampingan dari Asosiasi UMKM/Himpunan atau pemerintah agar UMKM menjadikan pilar bangsa dalam membagun ekonomi kerakyatan. 

"Kita para pelaku UMKM harus berfikir bahwa keberhasilan hanya didapat bila kerja keras dan selalu kelebihan satu cara untuk dapat berhasil bukan selalu kelebihan satu alasan karena kegagalan," tandasnya.