Tingkatkan Keselamatan Penerbangan

Otoritas Bandara Udara Wilayah IV dan Airnav Indonesia Gelar Aviation Knowledge - Aircraft Opetational Performance

Akbar
Otoritas Bandara Udara Wilayah IV dan Airnav Indonesia Gelar Aviation Knowledge - Aircraft Opetational Performance
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan melalui Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Denpasar dan Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI)  menyelenggarakan kegiatan Aviation Knowledge & Aircraft Operational Performance (19/2).

Bali, HanTer -- Industri penerbangan di Indonesia mengalami peningkatkan yang signifikan dari tahun ke tahun, dapat dilihat dari jumlah penumpang transportasi udara yang menunjukkan pertumbuhan dibandingkan transportasi lainnya. 

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan melalui Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Denpasar dan Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI)  menyelenggarakan kegiatan Aviation Knowledge & Aircraft Operational Performance (19/2) di Hard Rock Hotel, Mangunpura.

Aviation Knowledge & Aircraft Operational Performance merupakan suatu wadah diskusi, tempat menukar informasi para stakeholder  untuk meningkatkan acceptable level of safety performance dengan tujuan  keselamatan selalu terjaga senada dengan  apa yang digemakan oleh Ditjen Hubud “Penerbangan Selamanya” (Selamat Aman dan Nyaman). 

Tujuannya adalah untuk menjaga dan meningkatkan keselamatan penerbangan di Indonesia, khususnya di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali  “Dalam kegiatan ini, kami menekankan agar semua maskapai penerbangan dapat memenuhi ketentuan peraturan yang berlaku. Khususnya pada saat cuaca buruk,” tegas Elfi Amir selaku Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Denpasar. 

Menurut Elfi, peraturan tersebut sudah diatur melalui  surat edaran Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor : SE. 16 Tahun 2017 Tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Kondisi Cuaca Esktrim dan Nomor : SE. 17 Tahun 2017 Tentang Peningkatan Keselamatan Penerbangan di Bandara Pada Musim Penghujan. 

Narasumber dalam kegiatan sosialisasi tersebut adalah  Capt. Christian Bisara dari Operational Expert AirNav Indonesia dan Capt. Anditama dari Ikatan Pilot Indonesia serta Saryono sebagai Ahli Lalu Lintas Udara yang  menjabarkan sejumlah poin penting terutama  petugas Air Traffic Controller (ATC) untuk dapat mengetahui kemampuan operasi dan tipikal operasi dari pesawat yang beroperasi, sehingga dapat memberikan panduan lalu lintas udara yang  optimum dan memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh para pilot pada saat  abnormal condition. 

Dengan adanya jejaring koordinasi yang intensif antara pilot, ATC dan maskapai maka kendala operasional dapat didiskusikan dan informasi yang dihasilkan  berguna bagi penyelenggara bandara, navigasi penerbangan dan meterologi sebagai dasar untuk mengembangkan fasilitas dan prosedur pelayanannya.