Pembukaan Rute Baru Intra Sumatera Perluas Pangsa Pasar

Red
Pembukaan Rute Baru Intra Sumatera Perluas Pangsa Pasar

Padang, HanTer - Kemenhub melalui Kantor Otoritas Bandar Udara IV Padang berupaya meningkatkan konektivitas intra Sumatera, agar pelayanan masyarakat antar Sumatera bisa terlayani dengan lebih baik.

Kepala Otoritas Bandara Wilayah VI Padang, Agus Subagyo menuturkan, peningkatan layanan penerbangan langsung dari Sumatera ini merupakan langkah efektif dalam memperluas pangsa pasar penerbangan domestik.

Jaringan penerbangan intra Sumatera ini merupakan salah satu potensi market yang menjanjikan, seiring dengan kebutuhan masyarakat akan akses pengembangan jaringan dengan waktu tempuh koneksi penerbangan yang lebih nyaman dan menghemat waktu.

“Jaringan penerbangan intra Sumatera ini perlu dikembangkan, sehingga pelayanan masyarakat bisa terlayani dengan baik,” kata Agus saat memberikan paparan dalam kegiatan media gathering  yang digelar Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia.

Turut dihadiri Direktur Utama AirNav Indonesia Novie Riyanto, Sekretaris Perusahaan AirNav Indonesia Didiet KS Radityo, di Padang.

Dalam pengembangan penerbangan intra Sumatera, tidak hanya berdampak pada pelayanan kepada penumpang, tetapi bisa mengurangi traffic penerbangan melalui Jakarta. Selain itu, dapat menarik maskapai penerbangan lain untuk membuka rute penerbangan yang sama dengan maskapai yang sudah melayani sehingga tercipta kompetisi dan berpengaruh pada tarif.

Selain mengembangkan rute – rute baru dari satu destinasi ke destinasi lain di Sumatera seperti Muarabungo – Padang, Silampari – Padang. Agus berharap ada penerbangan langsung ke luar  Sumatera, misalnya rute Padang – Bali atau Padang  - Makassar, atau Palembang – Makassar.

Malalui ragam pilihan koneksi penerbangan yang singkat dan nyaman, pembukaan rute baru intra Sumatera ini juga dapat turut membantu upaya pemerintah dalam meningkatkan potensi pariwisata nasional sekaligus menunjang pertumbhan iklim investasi nasional melalui akses konektivitas yang nyaman. 

Pengembangan intra Sumatera harus disesuaikan dengan program utama yang dimiliki Kantor OBU VI di antaranya terwujudnya tingkat pengawasan pada bidang keselamatan, keamanan, pelayanan penerbangan. Terwujudnya sistem integrasi (online sistem) sebagai upaya peningkatan kinerja pengawasan oleh inspektur penerbangan.

Peningkatan kompetensi Instruktur Penerbangan dan personil serta terciptanya koordinasi, singkronisasi dan hubungan kerja yang baik antara regulator dan operator serta pemangku kepentingan di lingkungan di wilayah kerja Kantor OBU VI