Dirut Pertamina Pantau Langsung Penurunan Harga BBM ke SPBU Unsil

Oni
Dirut Pertamina Pantau Langsung Penurunan Harga BBM ke SPBU Unsil
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati (tengah) didampingi Direktur Pemasaran Masud Khamid (kanan) berbincang dengan konsumen pengguna Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax saat sidak ke SPBU Unsil, Kota Tasikmalaya (Foto :ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/pras)

Jakarta, HanTer - Direktur Utama PT Pertamina, Nicke Widyawati, melakukan pemantauan secara langsung ke SPBU Unsil, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (10/2/2019) untuk mengecek kondisi lapangan pasca penurunan harga sejumlah BBM. Hal itu dilakukan untuk memastikan penurunan harga BBM non-subsidi berlangsung kondusif 

Nicke juga menyempatkan diri untuk mengisi BBM sekaligus berdialog dengan pengendara mobil yang tengah melakukan pengisian BBM tersebut sekaligus menyosialisasikan penyesuaian harga BBM.

Nicke yang didampingi oleh Direktur Pemasaran PT Pertamina, Masud Khamid, juga terlihat mencoba mengisi BBM ke kendaraan roda dua.

Seperti diketahui, PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian atau penurunan harga BBM per 10 Februari 2019 pukul 00.00 waktu setempat (WIB, WITA, dan WIT).

Kebijakan penurunan harga ini dilakukan PT Pertamina menyusul tren menurunnya harga minyak mentah dunia dan penguatan rupiah terhadap dollar Amerika. Penyesuaian harga bervariasi untuk produk-produk BBM yang dijual Pertamina.

Untuk wilayah Jakarta, berikut penyesuaian harga BBM non subsidi : 

1.    Pertamax Turbo disesuaikan dari Rp 12.000 menjadi Rp 11.200 per liter 
2.    Pertamax disesuaikan dari Rp 10.200 menjadi Rp 9.850 per liter 
3.    Dexlite disesuaikan dari Rp 10.300 menjadi Rp 10.200 per liter 
4.    Dex disesuaikan dari Rp 11.750 menjadi Rp 11.700 per liter
5.    Pertalite tetap Rp 7.650 per liter

Selain itu, Pertamina juga melakukan penyelerasan harga Premium (JBKP di wilayah Jawa, Madura, dan Bali) menjadi Rp 6.450 per liter sehingga sama dengan harga di luar Jawa, Madura, Bali.