Empat Trik Jitu Menghindari Penipuan Pinjaman Online

romi
Empat Trik Jitu Menghindari Penipuan Pinjaman Online
Ilustrasi

Jakarta, HanTer - Dewasa ini segala sesuatu memang perlu diraih dengan determinasi tinggi untuk mencapai taraf hidup yang layak. Rasanya perlu memutar otak dan kerja lebih keras agar kebutuhan hidup layak tersebut terpenuhi. Alhasil, banyak sekali godaan mengikuti gaya hidup modern sering kali menjadikan kondisi keuangan lebih besar pasak daripada tiang.

Di saat kebutuhan lebih banyak daripada penghasilan, tak jarang banyak yang terjebak mencari cara praktis agar bisa dapat pinjaman uang guna menutupi kebutuhan tersebut. Berbagai cara rela dilakukan seperti meminjam dari lembaga perbankan atau kreditur yang lainnya.

Bahkan tak jarang ada yang pergi ke kolega atau keluarga untuk cari pinjaman dana tambahan. Namun, ada juga yang melalui pinjaman online yang kini banyak ditawarkan di internet, sms, dan lewat e-mail.

Berbicara mengenai pinjaman online, terkadang orang sudah pesimis lebih dulu. Beberapa di antaranya berpikir dan takut terkena penipuan. Sementara sisanya enggan mencoba karena merasa syaratnya terlalu rumit. Nah, agar tak terjebak dengan penipuan berkedok pinjaman online, artikel ini akan merangkum mengenai trik untuk menghindari penipuan peminjaman online.

Memberikan pinjaman secara online idealnya dilakukan lembaga perbankan terverifikasi sehingga memberikan kemudahan dan rasa aman bagi masyarakat. Sebagai debitur, selain tahu ciri penipuan berkedok pinjaman online, hal-hal berikut juga harus dilakukan juga demi transaksi yang aman dan nyaman.

1.Kenali Layanan Pemberi Kredit

Di Indonesia saat ini sudah dikenal beberapa situs penyedia jasa layanan pinjaman online. Kita bisa dengan mudah mengaksesnya serta mencari tahu kemungkinan mendapatkan pinjaman dari situs-situs semacam ini. Tentu saja yang terpercaya adalah yang resmi dan terdaftar sebagai jasa penyedia layanan pinjaman berbasis online.

2.Kredibilitas Kreditur

Saat mengajukan pinjaman online yang resmi, calon debitur biasanya hanya diminta mengisi formulir data diri online. Selanjutnya, pihak kreditur yang akan menghubungi dengan intensitas wajar dan tak ada follow up berlebihan.

Bila verfikasi dari pihak kreditur menganggap bahwa calon debitur memang layak secara administrasi, akan ada survei sama seperti pinjaman offline konvensional. Proses berikutnya ialah pencairan yang tentu tak ada biaya administrasi atau pemotongan uang pinjaman dan sejenisnya.

3.Mekanisme dan Cara Kerja Pinjaman Online

Sama seperti pinjaman konvensional, pinjaman online juga punya prosedur khusus sampai di mana uang pinjaman benar-benar dicairkan. Biasanya yang pertama tentu mekanisme pengajuan pinjaman dalam bentuk mengisi formulir saja.

Proses selanjutnya adalah pendalaman. Mulai dari survei, penjelasan mekanisme cicilan, dan bunga serta ragam aktivitas informasi lainnya. Setelahnya, pihak kreditur yang akan memutuskan apakah layak menerima pinjaman atau tidak.

4.Cari Informasi Penyedia Pinjaman

Lembaga resmi atau situs yang punya layanan penghubung pinjaman online yang kredibel dan terverifikasi akan sangat menjaga nama baiknya. Identitas yang lengkap dan jelas serta mudah dilacak dengan track record yang bersih jadi salah satu contohnya. Bila perlu konfirmasi dan verifikasi secara mendalam dengan datang langsung atau menghubungi via nomor yang tertera.

Namun, bagi Anda yang masih takut untuk melakukan pinjaman secara online, sekarang tidak perlu khawatir. Karena sudah ada pinjam uang di Traveloka dengan menggunakan fitur PayLater. Traveloka PayLater adalah pinjaman online tanpa jaminan yang dapat digunakan pengguna Traveloka melalui aplikasi Traveloka. PayLater adalah fitur kredit tanpa kartu dari TravelokaPay yang memungkinkan pengguna membeli produk Traveloka dan membayar mulai 30 hari setelah transaksi.

 

#4   #Trik   #Penipuan   #Pinjaman   #Online