Rupiah Menguat Jelang Akhir Pekan Dipicu Pelonggaran COVID di China

- Jumat, 9 Desember 2022 | 16:53 WIB
Ilustrasi dolar AS dan Rupiah
Ilustrasi dolar AS dan Rupiah

HARIANTERBIT.com - Pelonggaran kebijakan pengendalian COVID-19 di China membuat nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta jelang akhir pekan naik.

Rupiah ditutup menguat 38 poin atau 0,24 persen ke posisi Rp15.583 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.621 per dolar AS.

"Rupiah menguat oleh melemahnya dolar AS dan sentimen risk-on yang dipicu oleh harapan pelonggaran pengetatan COVID-19 di China," kata Analis DCFX Futures Lukman Leong saat dihubungi di Jakarta, Jumat.

Perdana Menteri China Li Keqiang mengatakan bahwa pergeseran China dalam kebijakan COVID-19 akan memungkinkan ekonomi negara tersebut meningkat. Hal itu disampaikan Keqiang sehari setelah pertemuan partai tingkat atas berjanji untuk fokus pada stabilisasi pertumbuhan sambil mengoptimalkan langkah-langkah pandemi.

Baca Juga: Pelaku Bom Bunuh Diri Bawa Ayat Suci; Jelas Salah, Ini Makna Jihad Yang Sesungguhnya

Dari domestik, pertumbuhan penjualan eceran secara bulanan mengalami peningkatan dengan Indeks Penjualan Riil (IPR) yang tumbuh sebesar 2,3 persen (mtm) pada Oktober 2022, membaik dari bulan sebelumnya yang mengalami kontraksi sebesar 1,8 persen (mtm).

Perbaikan terjadi pada seluruh kelompok, didukung membaiknya kelompok bahan bakar kendaraan bermotor yang didorong kelancaran distribusi, diikuti subkelompok sandang yang didorong oleh program diskon yang diterapkan sejumlah ritel, serta kelompok suku cadang dan aksesori sejalan dengan berkurangnya kontraksi.

Sementara secara tahunan, kinerja penjualan eceran juga tercatat tumbuh positif yang tercermin dari IPR Oktober 2022 sebesar 202,7, atau tumbuh positif sebesar 3,7 persen (yoy), ditopang perbaikan pada kelompok peralatan informasi dan komunikasi, di tengah penurunan kinerja kelompok perlengkapan rumah tangga lainnya dan suku cadang dan aksesoris, serta perlambatan subkelompok sandang dan bahan bakar kendaraan bermotor.

Baca Juga: Tambang Batu Bara di Sawahlunto Meledak: Orang Meninggal, 2 Luka dan 8 Tertimbun

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat ke posisi Rp15.580 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp15.577 per dolar AS hingga Rp15.596 per dolar AS.

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kemenkominfo Gandeng 18 Mitra Gelar IMCD 2023

Selasa, 31 Januari 2023 | 20:20 WIB

Petani Ngaku Terbantu Program Food Estate

Selasa, 31 Januari 2023 | 16:48 WIB

Holding Ultra Mikro Diharapkan Dapat Perkuat UMKM

Senin, 30 Januari 2023 | 21:08 WIB

Bandara Soekarno Hatta Hadirkan Mall UMKM

Senin, 30 Januari 2023 | 13:38 WIB

Rupiah Menguat Senin Pagi, IHSG Juga Dibuka Menguat

Senin, 30 Januari 2023 | 09:33 WIB

Industri Didorong Terapkan Konsep Sustainability

Minggu, 29 Januari 2023 | 16:25 WIB

BI Catat Aliran Modal Asing Masuki RI Rp4,42 Triliun

Minggu, 29 Januari 2023 | 15:23 WIB
X