Bulog Diminta Impor Beras, Wapres: Untuk Antisipasi Kekurangan Stok Nasional

- Senin, 5 Desember 2022 | 16:23 WIB
Ilustrasi stok beras Bulog
Ilustrasi stok beras Bulog

HARIANTERBIT.com - Pemerintah menugaskan Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk melakukan impor beras sebagai langkah mengamankan stok beras yang saat ini di angka 594.000 ton.

Menganggapi hal itu, Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin mengatakan keputusan impor beras melalui Bulog untuk mengantisipasi kekurangan stok beras nasional.

"Ya, Pemerintah memang sudah mengantisipasi untuk melakukan berbagai upaya-upaya, terutama masalah beras. Apabila kurang, impor. Akan tetapi, bila cukup, tidak jadi impor. Jadi, itu sifatnya kalau ada kekurangan," kata Wapres di Jakarta, Senin.

Baca Juga: Persilahkan yang Tidak Setuju RKUHP Ajukan Gugatan ke MK, Menkumham: Nanti Kalau Sudah Disahkan

Menurut Wapres, sejauh ini Pemerintah terus berupaya mendorong intensifikasi tanaman pangan.

Ketika berkunjung ke Sulawesi Selatan, Wapres mendapatkan laporan bahwa pemerintah daerah setempat telah melakukan intensifikasi berbagai hal terkait dengan beras, baik dari bibit maupun pengelolaan tanah, dan berhasil meningkatkan produksi hingga 250.000 ton tahun ini.

"Jadi, ini ada di daerah-daerah yang lain dan mungkin juga yang tidak berhasil. Menurut laporan memang diperkirakan memang terpenuhi, tetapi memang mungkin ada panen-panen yang kebanjiran di beberapa daerah," kata Ma’ruf Amin seperti dilansir Antara

Oleh karena itu, kata Wapres, Pemerintah terus melakukan penghitungan kecukupan stok beras nasional dan impor beras hanya bersifat antisipatif.

Sebelumnya disebutkan bahwa Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso ditugaskan untuk impor beras oleh negara untuk mengamankan stok beras yang saat ini di angka 594.000 ton.

Baca Juga: Polisi Kumpulkan Ahli Forensik dan Patologi untuk Evaluasi Kematian Satu Keluarga di Kalideres

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Prospek Ekonomi RI Membaik Topang Penguatan Rupiah

Kamis, 26 Januari 2023 | 15:21 WIB

Bank DKI Salurkan KUR Rp1,15 Triliun Sepanjang 2022

Rabu, 25 Januari 2023 | 21:54 WIB
X