Resesi dan Badai PHK Mulai Ancam Perusahaan Teknologi

- Kamis, 1 Desember 2022 | 01:04 WIB
Sean William Henley (tengah) (Imor)
Sean William Henley (tengah) (Imor)


HARIANTERBIT.com – Belakangan ini seolah mulai trenpemutusan hubungan kerja (PHK) bagi sebagian karyawan di manapun berada. Baik di dalam maupun luar negeri, terutama bagi perusahaan teknologi (start-up).

Belum lagi ancaman resesi yang membuat sejumlah perusahaan ketar ketir menghadapi hal tersebut yang bakal terjadi tahun depan.

"TECH memang bukan masuk pada kategori startup. Tapi kami berusaha untuk tidak melakukan PHK besar-besaran sebagaimana yang banyak dilakukan di perusahaan teknologi," kata Komisaris Utama PT IndoSterling Technomedia Tbk (TECH), Sean William Henley, di Jakarta, Rabu (30/11/2022).

Baca Juga: Ternyata, Ricky Rizal pernah punya ide Tabrakan Mobil yang di Dalamnya Ada Brigadir J

Dikatakan Wlliam, pihaknya menatap penuh percaya diri dalam menghadapi ancaman resesi maupun gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang bakal terjadi pada 20223.

Ia sangat bersyukur bisa melewati masa sulit tahun ini tanpa melakukan PHK. Ia melihat saat ini gelombang PHK marak terjadi di industri usaha yang bergerak di bidang teknologi.

William Henley menyadari dalam setengah tahun terakhir ini telah banyak perusahaan teknologi yang berguguran. Ia mengaku salah satu kekuatan yang membuat TECH tetap berjalan karena produk Bussiness to Bussiness (B2B) menjadi tumpuannya.

"Berbeda dengan sebagian besar perusahaan startup yang menggantungkan hidup dari dana investor untuk bertahan, kami memiliki produk-produk yang bersifat B2B dan sudah berhasil diserap pasar dan konsumen secara sustaible," terangnya.Baca Juga: Usai Dipeluk Ferdy Sambo, Bharada E Bohong ke Kapolri

Hal serupa dikatakan Direktur Utama PT IndoSterling Technomedia Tbk (TECH), Billy Andrian, optimisme untuk menatap akhir tahun ini karena diperkuat dengan data pencapaian aset dan ekuitas korporasi yang secara konstan meningkat dibandingkan tahun lalu.

"Di saat kondisi gonjang ganjing yang akan terjadi pada 2023, kami percaya bahwa selalu ada kesempatan," tuturnya.

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Terkini

Prospek Ekonomi RI Membaik Topang Penguatan Rupiah

Kamis, 26 Januari 2023 | 15:21 WIB

Bank DKI Salurkan KUR Rp1,15 Triliun Sepanjang 2022

Rabu, 25 Januari 2023 | 21:54 WIB
X