• Senin, 5 Desember 2022

Pentingnya Pelatihan Vokasi bagi SDM Unggul

- Kamis, 24 November 2022 | 08:04 WIB
Arus Gunawan (Kepala BPSDMI)  (ist)
Arus Gunawan (Kepala BPSDMI) (ist)


HARIANTERBIT.com - Sejauh ini Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDMI) Kementerian Perindustrian menggelar diskusi “Peran Kadin Indonesia - Kadinda dalam Pendidikan dan Pelatihan Vokasi” kegiatan ini merupakan rangkaian dari Industrial Vocation Week 2022 yang digelar di Jakarta pada 21 - 25 November 2022.

Kepala BPSDMI, Arus Gunawan mengatakan kualitas SDM adalah elemen terpenting dalam pembangunan suatu negara. SDM yang kompeten merupakan pilar utama dalam menopang pertumbuhan industri yang merupakan motor bagi pertumbuhan ekonomi nasional.Baca Juga: Enam Terdakwa Obstruction of Justice Hari Ini Disidang

“Industri pengolahan juga mampu memberikan kontribusi signifikan melalui setoran pajak terbesar bila dibandinkan dengan sektor lainnya yaitu sebesar 29,8% serta membuka peluang dan lapangan pekerjaan, sebanyak 19,17 juta orang bekerja. Hal ini yang berarti sektor industri berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya, seperti keterangan tertulis, Rabu (23/11/2022).

Ditambahkannya, guna mendukung ketersediaan SDM Industri yang kopeten pada sektor Industri manufaktur, BPSDMI mendorong Kadin Indonesia menjadi bagian penting dalam membangun pendidikan vokasi.Baca Juga: 4 Prajurit TNI AU Tersangka Penganiayaan Prada Indra Wijaya Ditahan

“Kunci keberhasilan penyelenggaraan pendidikan vokasi adalah kerja sama dengan industri dalam mencetak lulusan yang langsung dapat bekerja di industri. Untuk itu, kita yang hadir disini harus menjadi bagian dalam peningkatan kualitas penyelenggaran vokasi secara nasional,” ujar Arus.

Sedangkan, Wakil Ketua Komite Tetap Pelatihan dan Pendidikan Vokasi Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Dasep Suryanto menjelaskan ada lima point utama peran guna mendukung vokasi di Indonesia yaitu, mendukung sistem informasi pasar kerja, dimana semua informasi lowongan pekerjaan serta kebutuhan kebutuhan pekerja itu dapat di jembatani.Baca Juga: Tingkatkan Budaya HSSE, Raih Apresiasi Beruntun

“Kadin juga berperan terhadap permutakhiran dan peng-update-an SKKNI, kita ingin program vokasi itu ada di setiap sektor industri, lalu Kadin juga dengan bekerjasama dengan semua pihak terkait dalam mencetak mencetak sejumlah in-company trainer yang berkualitas,” ujar Dasep.

Ditambahkannya, pihaknya juga membantu menyusun pendanaan serta berkoordinasi dengan Kementerian dan Lembaga agar terciptannya sinergi yang baik dan melibatkan seluruh stakeholder terkait.

“Kami juga membentuk tim koordinasi daerah serta di Kadin sendiri terbentuk badan Vokasi Kadin dimana itu menjadi penting karena akan selalu berkoordinasi dengan daerah serta pusat,” jelasnya.

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Terkini

Sri Mulyani Dorong Perbankan Mudahkan Penyaluran KUR

Sabtu, 3 Desember 2022 | 20:04 WIB

Resesi dan Badai PHK Mulai Ancam Perusahaan Teknologi

Kamis, 1 Desember 2022 | 01:04 WIB
X