• Senin, 5 Desember 2022

Fenomena Startup Bervaluasi Miliaran Dolas AS Hanya di Atas Kertas

- Rabu, 23 November 2022 | 12:50 WIB
Investasi; ilustrasi
Investasi; ilustrasi

HARIANTERBIT.com - Analis investasi Hendra Setiawan Boen menilai fenomena jatuhnya beberapa perusahaan rintisan atau startup besar memperlihatkan ada startup bervaluasi miliaran dolar AS tapi hanya di atas kertas.

"Tidak mencerminkan nilai perusahaan startup yang sesungguhnya," kata Hendra, dikutip dalam keterangannya, Rabu (23/11/2022).

Seperti diberitakan sebelumnya, sepanjang tahun 2022 ini dunia dihebohkan dengan jatuhnya beberapa startup bervaluasi miliaran dolar yang berkategori unicorn atau decacorn seperti Theranos, FTX, dan Terra Luna.

Baca Juga: Pemilik Klub Umumkan Penjualan Manchester United

Hendra mengaku, dari awal dirinya tidak setuju dengan sebutan unicorn, decacorn atau hectocorn. Karena, menurut dia, status ini dapat menimbulkan asumsi di benak calon investor.

Asumsi itu membuat seolah-olah startup yang sudah menyandang gelar tersebut sudah pasti perusahaan besar yang sehat dari segi finansial.

"Padahal valuasi miliaran dolar dihitung dari berapa komitmen investasi dari investor yang tidak jarang berupa utang dan wajib dibayarkan kembali berikut bunga,” ujar Hendra.

Baca Juga: Ridwan Kamil Beri Nama Bayi perempuan yang Lahir di Tenda Pengungsian Gempa Cianjur

Hendra melanjutkan di Indonesia juga terdapat puluhan startup berkategori unicorn dan bahkan decacorn, tapi sampai sekarang masih merugi menahun.

Halaman:

Editor: Arbi Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sri Mulyani Dorong Perbankan Mudahkan Penyaluran KUR

Sabtu, 3 Desember 2022 | 20:04 WIB

Resesi dan Badai PHK Mulai Ancam Perusahaan Teknologi

Kamis, 1 Desember 2022 | 01:04 WIB
X