• Senin, 5 Desember 2022

Restrukturisasi Kredit dan Relaksasi Industri Asuransi Diperpanjang hingga 2023

- Selasa, 22 November 2022 | 18:05 WIB
Kredit-Bank
Kredit-Bank

HARIANTERBIT.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memutuskan untuk memperpanjang relaksasi industri asuransi di tengah situasi gejolak ekonomi global dan ancaman resesi pada 2023. 

Kepala Departemen Pengawasan Industri Keuangan Non Bank (IKNB) 2A, OJK Ahmad Nasrullah mengatakan, kebijakan perpanjangan tersebut diputuskan setelah berdiskusi dengan berbagai pihak di industri asuransi.

Baca Juga: Pengecer dan Distributor Keluhkan Penyelewengan Subsidi Kedelai

"Relaksasi yang akan kami perpanjang lebih kepada yang bersifat substansif, kalau yang administratif tidak akan kami berikan lagi," kata Nasrullah, Selasa (22/11/2022).

Relaksasi bagi industri asuransi yang dimaksud berupa perpanjangan masa piutang premi yang diperhitungkan sebagai aset dari sebelumnya dua bulan menjadi empat bulan.

Baca Juga: IHSG Rontok ke Level 7.030, 9 Sektor Ini jadi Biang Keroknya

Tidak hanya itu, OJK juga akan memperpanjang kebijakan relaksasi di industri pembiayaan berupa restrukturisasi hingga 2023, khususnya untuk mendukung sektor UMKM agar tetap tumbuh.

Kendati demikian, perpanjangan hanya diberikan dengan segmentasi yang terbatas karena saat ini pandemi COVID-19 mulai mereda.

Baca Juga: Pemkab Cianjur Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Selama 30 Hari

Halaman:

Editor: Arbi Terbit

Tags

Terkini

Sri Mulyani Dorong Perbankan Mudahkan Penyaluran KUR

Sabtu, 3 Desember 2022 | 20:04 WIB

Resesi dan Badai PHK Mulai Ancam Perusahaan Teknologi

Kamis, 1 Desember 2022 | 01:04 WIB
X