• Sabtu, 10 Desember 2022

Pertumbuhan Ekonomi naik 5,44 Persen, HERGUN : Seharusnya Bisa Lebih Tinggi Lagi

- Minggu, 7 Agustus 2022 | 20:16 WIB
Anggota DPR-RI Fraksi Partai Gerindra Heri Gunawan
Anggota DPR-RI Fraksi Partai Gerindra Heri Gunawan

Ia pun menambahkan, dalam rangka menyelamatkan daya beli masyarakat akibat meningkatnya harga minyak goreng, maka dialokasikan anggaran sebesar Rp6,95 triliun untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng yang diberikan kepada 23,15 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Ketua Poksi Fraksi Partai Gerindra di Komisi XI DPR-RI itu lalu menambahkan, pada kuartal II-2022 juga masih diuntungkan dengan momentum penguatan surplus perdagangan internasional.

Menurut data BPS, neraca perdagangan kuartal II-2022 surplus USD15,50 miliar atau Rp230,85 triliun yang meningkat 148,01% (yoy) dan 67,85 (qtq). Hal tersebut didorong oleh ekonomi mitra dagang yang masih tumbuh, meskipun melambat, dan juga keuntungan dari kenaikan harga komoditas.

Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR-RI itu juga membeberkan, pada kuartal II-2022 DPR menyetujui usulan pemerintah terkait revisi postur APBN 2022.

"Pendapatan bertambah Rp420,1 triliun, yakni dari Rp1.846,1 triliun menjadi sebesar Rp2.266,2 triliun. Lalu, belanja bertambah Rp392,3 triliun, yakni dari Rp2.714,2 triliun menjadi Rp3.106,4 triliun," tegasnya.

"Perubahan postur APBN tersebut dalam rangka memperkuat subsidi energi, menjaga daya beli masyarakat, dan menyelamatkan ekonomi," tambahnya.

Ketua DPP Partai Gerindra itu mengingatkan, capaian pertumbuhan ekonomi kuartal II-2022 sebesar 5,44% berpotensi mempersulit terpenuhinya target pertumbuhan ekonomi 2022 sebesar 5,2%.

"Pasalnya, pada kuartal III dan IV 2022 ekonomi diprediksi makin sulit. Presiden Jokowi menegaskan hal tersebut dengan mengutip pernyataan Sekjen PBB dan IMF bahwa 66 negara ekonominya akan ambruk," katanya.

Ia menegaskan, beberapa negara maju dilaporkan mengalami resesi, serta China sebagai mitra dagang terbesar mengalami pelambatan ekonomi.

"Target pertumbuhan ekonomi 2022 sebesar 5,2% masih mungkin tercapai jika pada sisa 2022 mampu menggenjot pertumbuhan ekonomi stabil di atas 5%. Mengingat pada kuartal I mampu tumbuh 5,01% dan kuartal II 5,44%," tegasnya.

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

X