• Minggu, 25 September 2022

PPATK soal ACT: Tak Murni Menghimpun Dana lalu Disalurkan

- Rabu, 6 Juli 2022 | 16:50 WIB
Kepala PPATK Ivan Yustiavandana dalam keterangan pers soal penggalangan dana dan donasi.  (youtube ppatk indonesia)
Kepala PPATK Ivan Yustiavandana dalam keterangan pers soal penggalangan dana dan donasi. (youtube ppatk indonesia)

HARIANTERBIT.com - Pusat Pelaporan dan Analisis Keuangan (PPATK) menemukan ada terdapat perusahaan terkait investasi yang terkait dengan yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT). Uang hasil donasi tak langsung disalurkan melainkan dikelola lebih dulu dalam sebuah bisnis. 

Penemuan itu diungkap oleh Kepala PPATK Ivan Yustiavandana dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, 6 Juli 2022. 
 
Ivan menjelaskan PPATK mendalami struktur kepemilikan dan pengelolaan dana hasil donasi di ACT. Hasilnya terdapat kaitan dengan beberapa usaha yang dimiliki oleh pendiri ACT yang juga menjadi pengurus di dalam tubuh lembaga filantropi terdebut.
 
 
"Memang PPATK melihat bahwa entitas yang kita lagi bicara kan ini, itu terkait dengan beberapa kegiatan usaha yang dimiliki langsung oleh pendirinya," ungkapnya.
 
Ivan menjelaskan ada beberapa badan usaha berbentuk perseroan terbatas (PT) yang kegiatan usahanya terkait dengan ACT. Lalu ada yayasan-yayasan selain yayasan zakat, qurban dan wakaf.
 
Kemudian juga terdapat perusahaan terkait investasi yang secara masif terlibat transaksi dengan ACT
 
 
"Jadi kita menduga ini merupakan transaksi yang dikelola dari bisnis ke bisnis. Jadi tidak murni menerima apa menghimpun dana kemudian disalurkan tapi kemudian dikelola dulu di dalam bisnis tertentu dan di situ tentunya ada revenue ada keuntungan. PPATK terus melakukan penelitian," beber dia. 
 
Ivan mencontohkan terdapat satu perusahaan yang melakukan transaksi dalam dua tahun dengan nilai lebih dari Rp30 miliar. Setelah ditelusuri pemilik perusahaan tersebut meruoakan pengurus ACT
 
 
"Ternyata apa, pemilik dari perusahaan tadi terafiliasi dengan pengurus dari entitas yayasan tadi," imbuhnya.
 
Sebelumnya PPATK menyebut perputaran dana ACT dalam mencapai Rp1 triliun. Jumlah perputaran dana yang meliputi uang masuk dan uang keluar itu tercatat dalam satu tahun.***
 

 

Editor: Yuli Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cek Data BSU, BPJamsostek Imbau Pekerja Akses Kanal Resmi

Selasa, 20 September 2022 | 20:22 WIB

Kata OJK soal Persoalan PT. Titan dan Bank Mandiri

Senin, 19 September 2022 | 17:16 WIB

Kinerja BTN Syariah Menggila

Senin, 19 September 2022 | 16:18 WIB

Ditengah Isu Akuisisi, Laba BTN Syariah Menggila

Minggu, 18 September 2022 | 16:29 WIB

BTN Hadir di RSPAD

Sabtu, 17 September 2022 | 16:47 WIB

Laba Bersih BTN Melonjak 59,87 Persen

Kamis, 15 September 2022 | 16:16 WIB
X