• Minggu, 3 Juli 2022

Mendag Zulhas Bakal Bentuk Satgas Atasi Masalah Minyak Goreng

- Minggu, 19 Juni 2022 | 23:22 WIB
Mendag Zulkifli Hasan (instagram @zul.has)
Mendag Zulkifli Hasan (instagram @zul.has)

Jakarta, HanTer - Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli  Hasan (Zulhas) menegaskan komitmennya  untuk  segera  mengeksekusi  perintah  Presiden  Joko  Widodo  untuk  mengendalikan harga-harga barang kebutuhan pokok (bapok), terutama minyak goreng (migor).

“Hari kedua bekerja, semaksimal mungkin harus cepat menyerap dan memetakan persoalan yang ada. Jadi  saya  akan  fokus  sisa  waktu  setahun  dua  tahun  urus  ketersediaan  pangan  dan  harga terjangkau. Saat ini, saya sedang memantau efektivitas program migor 2 liter per 1 KTP. Program ini diharapkan tidak ada hambatannya,"ujar Mendag Zulhas dalam keterangannya, dikutip dari laman Kemendag, Minggu (19/6/2022).

Ia   menegaskan,   Kemendag   sudah   melakukan   koordinasi   dengan   Kementerian Koordinator  Bidang  Kemaritiman  dan  Investasi  sebagai  Kepala  Satgas  Migor  yang  saat  ini  masih efektif.

“Kami terus kaji, koordinasi juga berjalan baik. Insya Allah, akan ada solusi segera. Meski sifatnya bertahap, kita utamakan kepentingan rakyat,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, pemerintah  akan  memastikan  semua  berjalan  dengan  skema  yang ada. Domestic  Market  Obligation(DMO), Domestic  Price  Obligation (DPO),  dan  minyak  goreng curah  rakyat  akan  tersedia  di  masyarakat  dengan  harga  terjangkau.

Menurut Mendag Zulhas, untuk memastikan harga terjangkau, pemerintah berharap adanya kerja sama  antara  masyarakat  dan  pelaku usaha  untuk  melaporkan  ke  Satgas  Pangan  atau lembaga-lembaga terkait jika ada pelanggaran di lapangan.

“Tadi pagi saya meminta untuk membuat crisis center (pusat krisis) dan task force (satuan tugas) migor. Saat ini juga sudah ada hotline (saluran telepon). Kemendag akan mengerahkan segala daya dan upaya untuk menyukseskan ini,” pungkas Mendag.

Mendag  juga  mengatakan  akan  memastikan  koordinasi  dengan  Menteri  Pertanian  untuk memastikan  kondisi  pasokan  bapok  sehingga  dapat  menjamin  keterjangkauan  harga  bapok.

“Mengenai pertanian, cabai dan sebagainya. Pulang dari sini saya akan kontak menteri pertanian, kami  akan  koordinasi,  agar  diketahui  penyebab  kenaikan  harga  dan  mencari  jalan  keluarnya bersama-sama,”ungkap Mendag.

Halaman:

Editor: Arbi Terbit

Tags

Terkini

Sasar Pekerja Informal, BTN Gelar Grebek Pasar

Selasa, 28 Juni 2022 | 17:17 WIB
X