• Jumat, 19 Agustus 2022

Harga Pangan dan Energi Meroket, Gubernur BI Perkirakan Inflasi Tembus 4,2 Persen di Tahun 2022

- Rabu, 15 Juni 2022 | 12:38 WIB
Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo
Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo

HARIANTERBIT - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memperkirakan inflasi yang diukur atas Indeks Harga Konsumen (IHK) pada tahun 2022 akan meningkat hingga mencapai 4,2 persen.

"Namun inflasi inti dan ekspektasi inflasi masih bisa terkendali di dalam kisaran dua persen sampai empat persen pada tahun ini dan tahun depan," ungkap Gubernur BI Perry Warjiyo dalam Seminar bertajuk "Managing Inflation to Boost Economic Growth" yang dipantau secara daring di Jakarta, Rabu 15 Juni 2022.

Dengan demikian hal tersebut menjadi cerminan koordinasi fiskal dan moneter yang sangat kuat, di mana fiskal meningkatkan subsidi sehingga tidak semua kenaikan harga energi dan komoditas dunia berdampak kepada inflasi dalam negeri dan BI ikut berpartisipasi dalam pembiayaan anggaran negara untuk tahun ini.

Baca Juga: Di Forum B20, Menko Airlangga Soroti 3 Komponen Utama Transisi Energi di Indonesia

Koordinasi tersebut, kata dia, berhasil menahan dampak dari kenaikan harga komoditas yang tinggi baik harga energi maupun harga pangan dunia terhadap inflasi di Tanah Air. Kondisi Indonesia, lanjutnya, tentunya berbeda dengan negara-negara lain yang kini sedang mengalami lonjakan inflasi yang tinggi hingga mencapai dua digit.

Menurut Perry, langkah pemerintah dalam meningkatkan subsidi khususnya Premium, diesel, listrik, LPG, dan meningkatkan bantuan sosial sangat membantu menyikapi kenaikan harga energi dan pangan dunia.

"Sementara harga-harga Pertamax, Pertalite, dan bahan bakar non-subsidi itu memang naik," jelasnya.

Baca Juga: Luncurkan Golkar Institute Training App, Airlangga: Hindarkan Politik Pecah Belah

Di sisi lain Perry dikutip Antara menuturkan pada tahun ini BI juga masih berpartisipasi dalam pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp224 triliun untuk pembiayaan kesehatan dan kemanusiaan.

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ekspansi ke Asia Tenggara, KVG Lirik Potensi Indonesia

Selasa, 16 Agustus 2022 | 22:18 WIB

BTN Raih Apresiasi dari Carbon Disclosure Project

Selasa, 16 Agustus 2022 | 15:05 WIB
X