• Kamis, 6 Oktober 2022

Pasca Merger, Pelindo Tunda IPO di Pasar Modal

- Kamis, 19 Mei 2022 | 22:00 WIB
Direktur Utama Pelindo, Arif Suhartono.
Direktur Utama Pelindo, Arif Suhartono.

Jakarta, HanTer  - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) memutuskan untuk menunda pencarian pendanaan melalui penawaran perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di pasar modal.IPO akan dilakukan apabila perusahaan memiliki rencana bisnis atau yang membutuhkan anggaran besar.

"Rencana IPO tahun 2019-2020 itu sebelum merger, tentunya setelah merger banyak perubahan. Rencana besar itu membutuhkan dana yang besar, maka salah satu opsi untuk memperoleh dana adalah IPO," kata  dalam Journalist Gathering di Jakarta, Kamis (19/5/2022).

Arif mengatakan, langkah IPO memang sudah direncanakan setelah Pelindo I-IV digabungkan atau merger. Namun demikian, setelah merger Pelindo tercatat memiliki anggaran besar yang bersumber dari pendanaan aset Pelindo I-IV yang digabungkan dalam Holding BUMN Pelabuhan.

“Karena ini (IPO) adalah cara mengumpulkan dana. Alhamdulillah kita mempunyai dana besar dan saat ini kami masih belum mengarah ke sana," ujarnya.

Arif mengungkapkan, pada Mei 2021 lalu, masing-masing subholding memiliki rencana go publik di pasar modal. Keempat subholding ini adalah petikemas, non-petikemas, marine equipment, dan logistik.

Di lain sisi, sebelum merger Arif menunda rencana penawaran umum perdana dua anak usahanya PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) dan PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) lantaran saat ini kondisi pasar modal belum stabil.

"Kondisi market tidak begitu menggembirakan saat ini karena adanya pandemi, jadi kami putuskan untuk menundanya," jelasnya.

Kendati demikian, Arif menyampaikan bahwa perseroan akan kembali melakukan revisi terkait rencana strategis tersebut. Ia menambahkan, penundaan IPO ini dilakukan sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan.

"Karena situasi belum stabil kami putuskan untuk IPO kami tunda sampai waktu yang belum bisa ditentukan," paparnya.

Halaman:

Editor: Arbi Terbit

Tags

Terkini

Importir Kedelai AS Bakal Peroleh Sertifikat SSAP

Kamis, 6 Oktober 2022 | 07:34 WIB

TACO Resmi Kantongi Sertifikat TKDN

Rabu, 5 Oktober 2022 | 07:44 WIB

Sabet Tiga Penghargaan, PGE Raih Dharma Karya Muda

Selasa, 4 Oktober 2022 | 19:03 WIB

Urutan 1 Negara Dengan Tingkat Inflasi Paling Tinggi

Rabu, 28 September 2022 | 23:10 WIB
X