• Rabu, 28 September 2022

Disorot, Rendahnya Belanja Kesehatan Covid19 di Daerah

- Jumat, 24 September 2021 | 15:10 WIB
Menkeu Sri Mulyani. (Ist)
Menkeu Sri Mulyani. (Ist)
<p> p><p><strong>Jakarta, HanTer -strong> Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyoroti rendahnya penyerapan <a href="https://www.harianterbit.com/tag/belanja">belanjaa> <a href="https://www.harianterbit.com/tag/kesehatan">kesehatana> COVID-19 yang bersumber dari earmarking Dana Alokasi Umum (DAU)/Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Insentif Daerah (DID), Dana Desa, Bantuan Operasional Kesehatan (BOK).p> <p>&quot;Realisasinya baru 41,5 persen yaitu Rp22,5 triliun dari Rp54,1 triliun sejak Januari sampai Agustus 2021,&quot; ungkap Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KITA September 2021 secara daring di Jakarta, Kamis (23/9).p> <p>Sedangkan penyaluran Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) sampai Agustus 2021, kata dia, telah mencapai Rp337,5 triliun.p> <p>Secara perinci penggunaan earmarking DAU/DBH untuk penanganan COVID-19 adalah sebesar Rp11,7 triliun atau 29,9 persen dari anggaran Rp39,2 triliun.p> <p>Sri Mulyani mengatakan realisasi tersebut meliputi penanganan COVID-19 senilai Rp4 triliun, dukungan vaksinasi Rp900 miliar, dukungan pada kelurahan Rp300 miliar, insentif tenaga <a href="https://www.harianterbit.com/tag/kesehatan">kesehatana> Rp4,1 triliun, dan <a href="https://www.harianterbit.com/tag/belanja">belanjaa> <a href="https://www.harianterbit.com/tag/kesehatan">kesehatana> lainnya dan kegiatan prioritas yang ditetapkan pemerintah pusat Rp2,4 triliun.p> <p>Selanjutnya, dilansir Antara, penggunaan DID untuk penanganan COVID-19 tercatat Rp3,3 triliun atau 56,1 persen dari pagu Rp5,9 triliun.p> <p>Sementara penyaluran Dana Desa untuk COVID-19, kata dia, mencapai Rp5,7 triliun atau 99,9 persen dari alokasi Rp5,8 triliun. Begitu pula dengan penyaluran BOK untuk upaya pencegahan dan pengendalian COVID-19 yang baru sebesar Rp1,7 triliun atau 51,56 persen dari anggaran Rp3,3 triliun.p> <p>&quot;Belanja bansosnya juga masih rendah, ini bisa dikejar dan diharapkan bisa memberikan dampak yang lebih baik pada masyarakat yang membutuhkan,&quot; ujar Sri Mulyani.p> <p>Sedangkan untuk insentif tenaga <a href="https://www.harianterbit.com/tag/kesehatan">kesehatana> (nakes) daerah, ia menuturkan pertumbuhan realisasinya kian membaik dan meningkat 216 persen pada Agustus 2021 yaitu Rp4 triliun, dibandingkan periode sama tahun lalu yakni Rp1,5 triliun.p> <p>&quot;Jadi ada kenaikan pembayaran insentif nakes di daerah dan ini tentu sangat baik bagi tenaga <a href="https://www.harianterbit.com/tag/kesehatan">kesehatana>,&quot; katanya.p> <p>&nbsp;p>

Halaman:

Editor: arby

Tags

Terkini

Menunggu Koin yang Tepat, CAD Stop Minning Sementara

Selasa, 27 September 2022 | 21:16 WIB

Cek Data BSU, BPJamsostek Imbau Pekerja Akses Kanal Resmi

Selasa, 20 September 2022 | 20:22 WIB

Kata OJK soal Persoalan PT. Titan dan Bank Mandiri

Senin, 19 September 2022 | 17:16 WIB

Kinerja BTN Syariah Menggila

Senin, 19 September 2022 | 16:18 WIB
X