Inggris Berharap Terima 10 Juta Dosis Vaksin Pfizer Tahun Ini

Hermansyah
Inggris Berharap Terima 10 Juta Dosis Vaksin Pfizer Tahun Ini
Ilustrasi suntik vaksin

Jakarta, HanTer - Pemerintah Inggris mengharapkan 10 juta dosis vaksin Covid-19 dari Pfizer/BioNTech tersedia pada akhir tahun jika regulator menyetujuinya. Hal tersebut diungkapkan juru bicara Perdana Menteri Boris Johnson pada hari Senin (9/11/2020), menyusul hasil uji klinis yang positif.

Juru bicara tersebut mengatakan bahwa Inggris kini telah memesan 40 juta dosis vaksin kandidat yang dikembangkan oleh Pfizer Inc. dan BioNTech , cukup untuk memberikan perlindungan kepada 20 juta orang.

Pfizer mengatakan vaksin Covid-19 eksperimentalnya lebih dari 90% efektif, kemenangan besar dalam perang melawan pandemi yang telah menewaskan lebih dari satu juta orang, mengguncang ekonomi dunia dan mengubah kehidupan sehari-hari.

"Secara total kami telah memperoleh 40 juta dosis vaksin calon Pfizer dengan 10 juta dari dosis tersebut diproduksi dan tersedia untuk Inggris pada akhir tahun jika vaksin tersebut disetujui oleh regulator," kata juru bicara itu.

Secara keseluruhan, pemerintah telah menandatangani enam kesepakatan pasokan untuk kandidat vaksin, termasuk Pfizer/BioNTech dan satu yang dikembangkan oleh Universitas Oxford dan AstraZeneca, yang juga diperkirakan akan memposting hasil uji coba tahap akhir pada tahun ini.

"Saya tidak dapat melihat alasan apa pun sekarang mengapa kita seharusnya tidak memiliki beberapa vaksin yang baik untuk penyakit ini," kata John Bell, profesor kedokteran regius di Universitas Oxford yang duduk di gugus tugas vaksin pemerintah Inggris, kepada Radio BBC, menambahkan bahwa itu sangat bagus untuk vaksin Oxford sendiri.

"Saya cukup optimis bahwa dengan hasil ini, kami akan memiliki peluang yang cukup baik untuk mendapatkan hasil yang baik juga," tambahnya, merujuk pada hasil uji coba tahap akhir Oxford yang dia katakan akan datang dalam hitungan minggu bukan bulan.

Johnson telah menempatkan Inggris di bawah penguncian nasional kedua untuk menahan gelombang baru infeksi Covid-19, tetapi dia mengatakan bahwa prospek vaksin adalah salah satu penyebab optimisme bahwa situasinya akan membaik pada musim semi.

Juru bicaranya mengatakan bahwa meskipun pemerintah "optimis akan adanya terobosan, kita harus ingat tidak ada jaminan," menambahkan bahwa hanya setelah data keselamatan dipublikasikan, otoritas perizinan akan mempertimbangkan untuk membuatnya tersedia untuk publik.

"Sementara itu, NHS (National Health Service) bersiap untuk memulai program vaksinasi bagi mereka yang paling berisiko setelah vaksin Covid-19 tersedia, sebelum diluncurkan lebih luas," katanya.

Oxford's Bell melangkah lebih jauh. Ditanya apakah kehidupan akan kembali normal pada musim semi, dia berkata: "Ya, ya, ya. Aku mungkin orang pertama yang mengatakan itu tapi Aku akan mengatakannya dengan percaya diri," pungkasnya.

 

BACA JUGA : Pfizer Sebut Vaksinnya 90% Efektif

BACA JUGA : Hasil Vaksin Covid-19 Oxford Dirilis Bulan Depan