Korban Tewas Gempa Aegean Mencapai 116 Orang Saat Turki Mengakhiri Pencarian

Hermansyah
Korban Tewas Gempa Aegean Mencapai 116 Orang Saat Turki Mengakhiri Pencarian
Puing reruntuhan gempa di Turki

Istanbul, Hanter - Turki pada Rabu (4/11/2020) mengakhiri upaya pencarian dan penyelamatan di puing-puing bangunan yang runtuh akibat gempa bumi kuat pada Jumat lalu di Laut Aegea, dengan korban tewas tercatat hingga 116 orang di kota barat Izmir.

Gempa tersebut, merupakan paling mematikan yang melanda Turki dalam hampir satu dekade, melukai 1.035 orang di Izmir dan 137 masih dirawat, kata Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat Turki (AFAD).

Dikatakan upaya pencarian dan penyelamatan di 17 bangunan yang rusak atau runtuh telah selesai dan tim sedang membersihkan puing-puing. "Selain 114 orang yang tewas di Turki, dua korban gempa adalah remaja di pulau Samos, Yunani," kata pihak berwenang.

Pada hari Selasa, 90 jam setelah gempa melanda, tim penyelamat di Izmir menarik seorang gadis muda hidup-hidup dari puing-puing reruntuhan. "Lebih dari 2.790 tenda didirikan untuk tempat penampungan sementara dan lebih dari 10.222 tempat tidur didistribusikan di daerah tersebut," kata AFAD.

Dikatakan 22 perahu telah tenggelam dan 43 lainnya kandas, 40 di antaranya telah diselamatkan, akibat gempa.

Turki dilintasi garis patahan dan rawan gempa bumi. Lebih dari 500 orang tewas dalam gempa tahun 2011 di kota timur Van, sementara yang lain pada Januari tahun ini menewaskan 41 orang di provinsi timur Elazig.

Pada 1999, dua gempa kuat menewaskan 18.000 orang di Turki barat laut.

AFAD mengatakan gempa hari Jumat memiliki kekuatan 6,6 skala Richter, dengan 1.855 gempa susulan. Survei Geologi AS menyebutkan magnitudo 7,0 dan Observatorium Kandilli di Istanbul mengatakan 6,9.

#Gempa   #Turki