Akhir Mei Spanyol Longgarkan Lockdown

Hermansyah
Akhir Mei Spanyol Longgarkan Lockdown
Suasana Barcelona saat pemerintah memberlakukan lockdown

Madrid, HanTer - Perdana Menteri Pedro Sanchez, pada Rabu (22/4/2020), mengatakan bahwa Spanyol akan mulai melonggarkan karantina nasional atau lockdown pada paruh kedua Mei. Namun, ia menambahkan bahwa pembatasan pergerakan dapat kembali diberlakukan jika epidemi corona kembali memburuk di salah satu negara yang paling terdampak itu.

Dengan infeksi terbanyak kedua di dunia, yakni lebih dari 200.000 kasus dan jumlah kematian tertinggi kedua di Eropa, dengan 21.282 orang, Spanyol telah memberlakukan salah satu pembatasan pergerakan terketat, termasuk larangan kontroversial yang mencegah anak-anak meninggalkan rumah bahkan untuk berjalan-jalan.

Negara ini telah mengambil beberapa langkah pelonggaran sementara, termasuk mengizinkan beberapa pekerja untuk kembali bekerja pada pekan lalu dan memberikan izin kepada anak-anak untuk pergi keluar mulai akhir pekan depan, tetapi sebagian besar pembatasan tetap berlaku.

Dengan epidemi yang tampaknya telah melewati puncaknya, aturan ketat akan dilonggarkan perlahan dan bertahap untuk memastikan keamanan, kata Sanchez pada sidang  parlemen di mana ia akan meminta anggota parlemen untuk memperpanjang keadaan darurat sampai 9 Mei. "Kita akan bolak-balik tergantung pada bagaimana pandemi berkembang," katanya, seperti dilansir Antara.

Sebelumnya pada Selasa malam waktu setempat, pemerintah tunduk pada tekanan publik dan mengatakan anak-anak di bawah 14 tahun akan dapat berjalan-jalan di luar namun di bawah pengawasan.

Kabinet pada awalnya mengatakan anak-anak hanya akan diizinkan untuk menemani orang tua untuk membeli makanan atau obat-obatan, yang memicu kritik di media sosial dan protes keras di balkon. "Ini adalah pemerintah yang mendengarkan," kata Menteri Kesehatan Salvador Illa.

Perlambatan tajam dalam infeksi membuat warga Spanyol optimistis mimpi buruk mereka mungkin mulai mereda dan para pejabat mengalihkan perhatian mereka untuk memulai kembali ekonomi yang lesu.

Unit Spanyol Volkswagen SEAT, yang mempekerjakan sekitar 15.000 orang, mengatakan berencana untuk melanjutkan produksi mulai dari 27 April dan bertujuan untuk melakukan 3.000 uji virus corona per minggu pada tenaga kerjanya untuk meminimalkan risiko.

Krisis ini juga menghantam industri pariwisata vital Spanyol: dengan pesta lari banteng San Fermin di Pamplona ditangguhkan untuk pertama kalinya dalam empat dekade pada Selasa.