Berjibaku Merawat Pasien Coronavirus

Empat Dokter Muslim Inggris Tewas Tertular Covid-19

Hermansyah
Empat Dokter Muslim Inggris Tewas Tertular Covid-19
Dari kiri, Adil El Tayar, Alfa Sa'adu, Habib Zaidi dan Amged el-Hawrani adalah para dokter yang meninggal saat berjuang di garis depan merawat dan mengobati pasirn pandemi coronavirus di Inggris

London, Inggris - Inggris harus "membayar mahal" setelah empat dokternya tewas tertular Covid-19, saat berjibaku di garis depan merawat dan mengobati pasien pandemi coronavirus.

Keempat pria yang merupakan dokter itu adalah Alfa Sa'adu, Diamandemen el-Hawrani, Adil El Tayar dan Habib Zaidi. Mereka semua adalah beragama Muslim dan memiliki keturunan di wilayah termasuk Afrika, Asia dan Timur Tengah.

Dr Salman Waqar, sekretaris jenderal Asosiasi Medis Islam Inggris, mengatakan kontribusi para dokter ini "tak terukur". "Mereka adalah pria keluarga yang berbakti, dokter senior yang berkomitmen, dan layanan berdedikasi selama puluhan tahun bagi komunitas dan pasien mereka," katanya.

"Mereka memberikan pengorbanan tertinggi saat melawan penyakit ini. Kami mendesak semua orang untuk melakukan bagian mereka dan menghentikan kematian lebih lanjut dari yang terjadi cengan cara tetap tinggal di rumah, menyelamatkan hidup," tambahnya.

Jumlah kematian akibat coronavirus di Inggris telah meningkat sebanyak 563 dalam 24 jam terakhir. Negara itu pun khawatir kekurangan staf medis di tengah pandemi, yang sejauh ini telah menewaskan 2.352 orang dan menginfeksi 29.474 lainnya menurut angka pemerintah.

Meninggalnya dokter telah menyoroti kontribusi vital tenaga medis dari latar belakang minoritas ke Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS) yang merupakan perusahaan terbesar Black and Minority Ethnic (BME) di Inggris dengan 40,1 persen pekerja medis dari latar belakang BME.

#Inggris   #Dokter   #tewas   #Covid-19   #Coronavirus   #virus   #corona