Korban Kematian Coronavirus di Eropa melewati 5.000, Wuhan Catat Hari Kedua Tanpa Kasus Baru

Hermansyah
Korban Kematian Coronavirus di Eropa melewati 5.000, Wuhan Catat Hari Kedua Tanpa Kasus Baru
Pekerja medis melambai dari jendela rumah sakit Madrid, Spanyol,

Jakarta, HanTer - Jerman dan Spanyol melaporkan peningkatan tajam dalam infeksi, sementara California menjadi negara bagian AS pertama yang memberlakukan penutupan.

Korban jiwa dari virus corona baru telah melewati 5.000 di Eropa - pusat baru pandemi - karena Jerman dan Spanyol melaporkan peningkatan tajam dalam infeksi, Jumat (20/3/2020).

Setidaknya 1.000 orang telah meninggal di Spanyol sejauh ini dari penyakit COVID-19, sementara jumlah total infeksi di negara itu telah mencapai hampir 20.000.

Jumlah kematian akibat wabah Coronavirus di Italia juga telah meningkat dalam 24 jam terakhir menjadi lebih dari 3.400, melampaui jumlah total kematian yang sejauh ini terdaftar di China, kata para pejabat.

Lebih dari 209.000 orang telah terinfeksi oleh coronavirus secara global dan lebih dari 8.700 orang telah meninggal, menurut Organisasi Kesehatan Dunia. 

Setidaknya 86.000 telah pulih dari COVID-19, menurut data yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins di Amerika Serikat. Jumlah kematian global JHU telah melampaui 10.000. 

Sementra itu, kota Wuhan di China, tempat virus di jantung pandemi global pertama kali terdeteksi, telah mencatat hari kedua berturut-turut tanpa ada kasus baru yang dikonfirmasi atau diduga.

Di seluruh negeri, total 39 kasus yang dikonfirmasi dan 31 kasus yang dicurigai dicatat pada hari Jumat, kata kementerian kesehatan, semuanya dibawa dari luar negeri.

Tiga kematian lagi juga didaftarkan, menjadikan total Cina menjadi 3.248, angka yang dilampaui Italia pada hari Kamis sebagai yang tertinggi di satu negara.

#Virus   #Corona   #Eropa   #Italia   #Spanyol   #Jerman   #China   #Wuhan