Rasa Kekhawatiran Virus Corona

Vietnam Tolak Masuk Kapal Pesiar

Hermansyah
Vietnam Tolak Masuk Kapal Pesiar
Kapal pesiar AIDAvita yang ditolak bersandar di Vietnam

Hanoi, HanTer - Otoritas Vietnam menolak masuk kapal pesiar AIDAvita milik Jerman dengan lebih dari 1.000 penumpang atas kekhawatiran infeksi virus corona di kapal tersebut, demikian laporan media pemerintah, seperti dilansir Antara, Jumat (14/2/2020).

Otoritas di Provinsi Quang Ninh, rumah bagi situs warisan dunia UNESCO, Ha Long Bay, pada Selasa lalu memutuskan untuk tidak mengizinkan penumpang kapal AIDAvita turun pada hari Kamis, menurut Kantor Berita Vietnam (VNA).

"Kapal itu merapat di Filipina, Malaysia dan Singapura, yang semuanya melaporkan kasus virus corona. Tidak mengizinkan penumpang kapal pesiar AIDIvita turun hanya solusi sementara untuk mencegah masuknya penyakit tersebut," kata VNA mengutip pejabat setempat.

AIDA Cruises Jerman, pemilik AIDAvita, tidak langsung menanggapi permintaan untuk berkomentar. Disebutkan AIDA Cruises merupakan anak perusahaan Carnival Corp yang berbasis di Miami.

Kapal pesiar itu meninggalkan pelabuhan Coron di Filipina pada 10 Februari untuk menuju Vietnam melalui Laut China Selatan, menurut data yang dirilis situs pelacak kapal Marine Traffic.

Kapal itu dijadwalkan mengunjungi Ha Long Bay di Vietnam utara pada Sabtu (15/2/2020), kemudian melanjutkan perjalanan ke pelabuhan Vietnam Da Nang, Nha Trang, dan Kota Ho Chi Ming mulai 16-20 Februari, menurut situs yang melacak pelayaran kapal, CruiseMapper.

Hingga Jumat malam kapal pesiar AIDAvita berada di 176 km di sebelah selatan ibu kota Thailand Bangkok, demikian Marine Traffic.

Penumpang dari kapal pesiar Carnival Corp lainnya, MS Westerdam, menghabiskan dua pekan di laut setelah ditolak masuk oleh lima negara termasuk Thailand, atas kekhawatiran virus corona sebelum mereka mulai turun di Kamboja pada Jumat. Hermansyah