Iran Hitungan Mundur Peluncuran Satelit Baru Zafar

Hermansyah
Iran Hitungan Mundur Peluncuran Satelit Baru Zafar
Satelit Zafar milik Iran yang akan diluncurkan dalam waktu dekat

Teheran, HanTer - Menteri teknologi informasi dan komunikasi Iran mengatakan hitungan mundur telah dimulai untuk meluncurkan satelit Zafar negara itu, yang akan mengorbit bumi pada ketinggian lebih dari 500 km. Mohammad Javad Azari Jahromi dalam postingan Twitter-nya pada Minggu (9/2/2020), menuliskan, "Hitung mundur dimulai untuk peluncuran satelit Zafar dalam beberapa jam ..."

"Kami tidak takut akan kegagalan dan tidak kehilangan harapan ... Satelit Zafar akan diluncurkan pada akhir minggu [Iran] ini untuk mencapai orbit 530 km," katanya dalam tweetnya.

Kepala Badan Antariksa Iran (ISA) Morteza Barari mengumumkan sebelumnya pada hari yang sama bahwa satelit Zafar dirancang dan diproduksi oleh para ilmuwan dan mahasiswa elit dari Universitas Sains dan Teknologi Iran.

Pejabat itu menambahkan, "Satelit Zafar akan diluncurkan oleh operator Simorgh untuk ditempatkan di orbit 530 kilometer, setelah itu kami akan dapat memberikan berbagai layanan kepada masyarakat dan masyarakat."

Pada Januari 2019, Iran meluncurkan satelit Payam (Message) ke luar angkasa dengan tujuan untuk mengumpulkan data tentang perubahan lingkungan. Namun, masalah teknis terjadi selama tahap akhir peluncuran, sehingga membuat pesawat ruang angkasa mencapai orbit.

Kemampuan peluncuran satelit asli Iran pertama kali menjadi berita utama ketika satelit buatan lokal pertama, Omid (Hope), diluncurkan pada 2009 lalu. Negara ini juga mengirim kapsul bio pertama yang berisi makhluk hidup ke luar angkasa pada Februari 2010, menggunakan pembawa Kavoshgar-3 (Explorer-3).

Pada bulan Februari 2015, Republik Islam menempatkan satelit Fajar (Dawn) buatan dalam negeri ke orbit, yang mampu mengambil dan mengirimkan foto berkualitas tinggi ke stasiun di Bumi.

Iran menganggap program luar angkasanya sebagai kebanggaan nasional, dan mengatakan peluncuran kendaraan luar angkasanya adalah untuk tujuan ilmiah. Hermansyah

#Iran   #Satelit   #Zafar