Rouhani Memuji Perlawanan Negara Terhadap Tekanan Sanksi AS

Hermansyah
Rouhani Memuji Perlawanan Negara Terhadap Tekanan Sanksi AS
Presiden Iran Hassan Rouhani

Teheran, HanTer - Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan pada hari Minggu (2/2/2020) bahwa Iran percaya perlawanan adalah satu-satunya cara untuk mengatasi tekanan politik dan ekonomi AS, Press TV melaporkan.

"Jika hari ini, setelah dua tahun sanksi yang belum pernah terjadi sebelumnya, negara kami telah berdiri teguh, itu karena orang-orang percaya bahwa para tiran berada di balik penindasan dan agresi ini dan bahwa pendirian Islam kami berada di jalur yang benar," kata Rouhani.

"Kebijakan kami seharusnya tidak menjadi kebijakan penyerahan, meskipun kami juga tidak mendukung kebijakan ketegangan dan konfrontasi," sambung Rouhani. 

Iran berada di bawah tekanan sanksi yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh Amerika Serikat setelah negara adi daya itu menarik diri dari kesepakatan nuklir 2015 Iran pada Mei 2018 dan mendesak untuk kesepakatan baru atas program nuklir Iran serta pembicaraan tentang proyek-proyek rudal balistik negara itu.

Iran menolak seruan itu dan mendesak AS untuk kembali ke kesepakatan nuklir. Teheran juga mengesampingkan pembicaraan mengenai program misilnya, dengan mengatakan bahwa rencana pertahanannya tidak diletakkan untuk negosiasi.