Calon Kuat PM Irlandia Usung Reformasi UE yang Lebih Berani

Hermansyah
Calon Kuat PM Irlandia Usung Reformasi UE yang Lebih Berani
Micheal Martin, pemimpin partai Fianna Fail, oposisi utama Irlandia

Dublin, HanTer - Pemimpin partai oposisi utama Irlandia, yang difavoritkan untuk menjadi perdana menteri pada pemilihan pekan depan, menyerukan peningkatan anggaran Uni Eropa dan bagi Irlandia untuk mendukung lebih banyak reformasi yang diajukan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Partai oposisi Fianna Fail dan pemerintahan partai Fine Gael, yang telah bertukar kekuasaan sejak satu abad yang lalu, berbagi kebijakan yang sama secara luas mengenai ekonomi dan Brexit, tantangan utama kebijakan luar negeri yang dihadapi Irlandia.

Namun Micheal Martin yang memimpin partai Fianna Fail, seorang mantan menteri luar negeri, mengatakan pada hari Kamis (30/1/2020) bahwa pemerintahan dibawah Perdana Menteri Leo Varadkar telah menolak untuk meningkatkan dan terlibat dalam reformasi Uni Eropa, khususnya agenda "reformasi visioner" dari Macron.

"Fianna Fail percaya bahwa sekarang adalah saatnya bagi Irlandia untuk pindah pada masalah mendasar mengenai reformasi dan penguatan Uni Eropa," kata Martin dalam pidato di sebuah urusan internasional think thank di Dublin.

"Anggarannya sama sekali tidak memadai untuk tugas yang telah ditetapkan. Eropa perlu memutus siklus negosiasi destruktif atas anggaran dan untuk menciptakan sumber daya yang lebih besar. Satu persen dari gabungan pendapatan Uni Eropa terlalu kecil untuk membuat perbedaan," tambahnya.

Ketika ditanya reformasi mana yang akan didukung oleh pemerintah Varadkar, Martin mengatakan partainya jauh lebih jelas tentang perlunya anggaran Uni Eropa yang lebih besar. Irlandia sekarang menjadi kontributor besar untuk anggaran blok itu.

Varadar, yang partainya membuntuti Fianna Fail dalam setiap jajak pendapat sejak jajak pendapat itu berlangsung dua minggu lalu, mengatakan bahwa pemerintahnya setuju dengan beberapa elemen dorongan Macron untuk integrasi yang lebih besar, tetapi tidak yang lain.

Visi menyeluruh Macron untuk reformasi zona euro telah menerima reaksi hangat selama tiga tahun terakhir. Irlandia berada di antara delapan negara Uni Eropa utara yang menyetujui posisi bersama pada 2018 yang mengatakan sekarang bukan saatnya untuk reformasi lagi sementara inisiatif seperti serikat perbankan tetap tidak lengkap.

Fine Gael dan Fianna Fail menentang gagasan pajak seluruh UE untuk perusahaan digital, alih-alih mendukung reformasi global yang sedang diupayakan, karena mereka berupaya melindungi tingkat pajak korporasi Irlandia yang rendah 12,5% yang telah menjadi magnet bagi perusahaan multinasional besar.