Iran Bantah Pejabat AS yang Mengatakan Boeing Ukraina Jatuh Karena Rudal

Hermansyah
Iran Bantah Pejabat AS yang Mengatakan Boeing Ukraina Jatuh Karena Rudal
Bangkai pesawat Boeing 737-800 yang jatuh di dekat Teheran pada Rabu lalu

Moskow, HanTer - Pesawat Ukraina International Airlines (UIA) Boeing 737-800 jatuh beberapa menit setelah lepas landas dari Bandara Internasional Teheran pada Rabu lalu yang merenggut nyawa 176 orang didalmnya.

Para pejabat Iran melaporkan bahwa para pilot tidak melaporkan kerusakan, tetapi para saksi mata menyatakan jet itu dilalap api sebelum kecelakaan tersebut.

Dua pejabat AS yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada AP bahwa Boeing 737-800 Penerbangan PS752 Ukraina "sangat mungkin" dijatuhkan oleh rudal anti-pesawat Iran. Sumber mengutip intelijen AS dari wilayah tersebut sebagai dasar untuk asumsi mereka, tanpa menggali rincian. 

Reuters secara terpisah melaporkan bahwa para pejabat AS percaya pesawat penumpang Ukraina dijatuhkan "secara tidak sengaja". Seorang pejabat anonim mengatakan kepada kantor berita bahwa satelit Amerika telah mendeteksi peluncuran dua rudal sesaat sebelum kecelakaan pesawat.

Presiden AS Donald Trump juga mengomentari insiden tragis ketika ia berbicara kepada wartawan, mencatat bahwa ia memiliki "kecurigaan" sendiri bahwa seseorang "bisa membuat kesalahan" karena pesawat itu terbang di "lingkungan yang cukup kasar".

Dia juga menyatakan skeptis tentang teori bahwa pesawat mengalami kegagalan mekanis, tetapi tidak menjelaskan lebih jauh, hanya mengatakan bahwa "sesuatu yang sangat mengerikan terjadi" pada hari kecelakaan itu.

Laporan bahwa Penerbangan PS752 dijatuhkan oleh rudal pertahanan udara telah ditolak keras oleh kepala penerbangan sipil Iran, Ali Abedzadeh, yang menyebutnya dengan "rumor tidak masuk akal".

"Kisah tentang rudal yang menabrak sebuah pesawat tidak mungkin benar sama sekali. Rumor seperti itu tidak masuk akal," kata Abedzadeh.

Abedzadeh menyatakan bahwa pada saat kecelakaan itu, beberapa jet sipil Iran dan asing berada di udara pada ketinggian yang sama dengan Penerbangan PS752 dan karenanya klaim bahwa pesawat itu jatuh oleh rudal tidak dapat diterima.

Pejabat penerbangan Iran lebih lanjut mengomentari proses penyelidikan, mengatakan bahwa spesialis dari Iran dan Ukraina "mengunduh informasi" dari kotak hitam pesawat.

Dia mencatat bahwa analisis data adalah masalah yang lebih canggih dan akan dilakukan di luar Iran, mungkin di Perancis menurut AFP.

#Boeing   #Iran   #AS   #PesawatJatuh   #Kecelakaan   #