Bolton Siap Bersaksi Di Pengadilan Impeachment Trump Jika Diminta

Hermansyah
Bolton Siap Bersaksi Di Pengadilan Impeachment Trump Jika Diminta
Mantan Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton

Washington, HanTer - John Bolton diberhentikan oleh Presiden AS Donald Trump pada September 2019 lalu, di mana Trump menjelaskan keputusannya dengan mengatakan bahwa Bolton telah gagal bergaul dengan beberapa pejabat dalam pemerintahan dan juga mengkritik kebijakan mantan penasihat mengenai Korea Utara.

Mantan Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton mengatakan bahwa dirinya siap untuk memberikan kesaksian dalam sidang impeachment Senat yang mungkin dilakukan terhadap Presiden Donald Trump jika ia menerima panggilan pengadilan.

"Saya telah menyimpulkan bahwa, jika Senat mengeluarkan surat panggilan pengadilan untuk kesaksian saya, saya siap untuk bersaksi," kata Bolton dalam sebuah pernyataan.

House of Representatives yang dipimpin Demokrat meluncurkan penyelidikan impeachment ke Presiden Trump pada September 2019, di tengah keluhan pengaduan tentang panggilan telepon Trump dengan Presiden Ukraina Zelensky pada Juli lalu.

Menurut whistleblower, Trump meminta Ukraina untuk meluncurkan penyelidikan terhadap saingan Presiden 2020-nya Joe Biden dan putranya Hunter dengan imbalan 600 juta US dolar bantuan militer ke Kiev. 

John Bolton menjabat sebagai Penasihat Keamanan Nasional AS ke-27 dari April 2018 hingga September 2019 ketika ia diberhentikan oleh Trump, yang mengutip perbedaan Bolton dengan beberapa orang dalam pemerintahan dan kebijakannya tentang Korea Utara sebagai alasan untuk keputusan seperti itu.