Inilah Sikap Tegas Organisatin of Islamic Cooperation Youth Indonesia & Voice of Palestine Indonesia

romi
Inilah Sikap Tegas Organisatin of Islamic Cooperation Youth Indonesia & Voice of Palestine Indonesia
Agus Abu Bakar Arsal (Cendikiawan Muslim) & Mujtahid Hashem (Director Voice of Palestine)/ dok

Jakarta, HanTer – Kebiadaban dan kekejian zionis Israel terhadap warga Palestina hingga kini belum reda. Bahkan, umat Islam di sana untuk sekedar menjalankan sholat Jumat dan taraweh pun dibikin sulit harus melewati tembok tinggi dan penjagaan yang super ketat. 

Nah, melihat keadaan tersebut bersatu melawan penjajahan adalah tema yang saat dipilih oleh para aktivis berbagai belahan dunia yang saat ini memperingati hari Internasional al-Quds. 

Hari Internasional al-Quds adalah hari pembebasan bangsa Palestine dari penjajahan Israel, Hari Internasional Al-Quds adalah hari dimana orang-orang merdeka harus menyuarakan kebebasan dan ketertindasannya dan penentangannya terhadap para penindas. 

Hari Al Quds juga hari al-Furqan, pemisah antara kebenaran dan kebatilan, antara orang-orang tertindas dan para penindas. Hari al-Quds adalah hari bagi mereka, siapa saja yang mencita-citakan kebebasan dan kemerdekaan hakiki. 

Hari al-Quds adalah hari besar bagi siapa saja yang tunduk kepada Allah SWT, Tuhan yang telah menciptakan manusia dalam keadaan bebas dan merdeka dan mereka berjuang untuk menjaga kemerdekaannya.

Maklum, saat ini Palestina mengalami fase yang sangat kritis, lebih dari seratus tahun sejak deklarasi Balfour bangsa Palestina dimarginalkan oleh kekuatan kolonialis Inggris. 

Untuk itu di hari Solidaritas Palestina se-Dunia, Jumat (31/5/2019), kami Organisatin of Islamic Cooperation Youth Indonesia dan Voice of Palestine Indonesia yang menjadi bagian masyarakat sipil dunia menyatakan bahwa: 

1. Kami mendukung kemerdekaan bangsa Palestina di seluruh wilayah Palestina dan menolak Jerusalem sebagai Ibu Kota Israel. 

2. Entitas Rezim Zionist Israel adalah rezim illegal yang keberadaannya harus diakhiri dan menolak klaim Goland yang sejatinya wilayah Syria sebawai wilayah Israel. 

3. Kami mendukung seluruh hak-hak dasar bangsa Palestina, hak untuk kembali ke tanah kelahirannya (the right of return), hak menentukan nasib sendiri (the right of self determination) dan hak untuk melawan penjajahan (the right of resistance) yang diakui oleh hukum humaniter internasional dan konvensikonvensi Internasional lainnya. 

4. Kami mendukung solusi rasional satu negara Palestina yang menjamin hak-hak semua rakyat Palestina, tanpa diskriminasi baik Muslim, Yahudi, Narasi dan keragaman etnik didalamnya. 

Kami menyerukan kepada pemerintah Indonesia dan seluruh rakyat Indonesia untuk: 

1. Mendukung kemerdekaan Palestina atas seluruh wilayahnya Palestina yang secara illegal didukui oleh Rezim Israel. Dan mendorong pemerintah Indonesia mengambil inisiatif mengajukan proposal Satu Negara Palestina dalam semua forum-forum internasional. 

2. Menghentikan seluruh upaya membangun kerjasama ekonomi, budaya dan politik dan dialog formal atau informal dengan seluruh entitas Israel. Karena kerjasama dan membangun dialog dengan Israel adalah salah bentuk pengakuan politik atas esksitensi Rezim Zionist Israel. 

3. Perjuangan mendukung kemerdekaan bangsa Palestina adalah tugas konstitusional bangsa Indonesia yang mengikat seluruh rakyat Indonesia sebagaimana yang telah dipertegas dalam UUD 1945. 

4. Mendukung langkah-langkah konsilidatif internasional secara politik baik yang dilakukan oleh Pemerintah ataupun masyarakat sipil menuju kemerdekaan hakiki bangsa Palestina.
 

#Voice   #of   #Indonesia   #Sikap   #Tegas