Program (JENESYS), Mahasiswa STMIK Nusa Mandiri Jakarta Wakili Indonesia

romi
Program (JENESYS), Mahasiswa STMIK Nusa Mandiri Jakarta Wakili Indonesia
Mahasiswa STMIK Nusa Mandiri Jakarta/ ist

Jakarta, HanTer - Dalam rangka membangun solidaritas di Asia, pemerintah Jepang mencanangkan program Japan East Asia Network of Exchange for Students and Youths (JENESYS) dengan mengundang pemuda dan pelajar ke Jepang. 

Program JENESYS setiap tahunnya mengundang sebanyak 6000 pemuda/ pelajar dari seluruh dunia ke Jepang. Di Indonesia program ini diselenggarakan di bawah koordinasi Japan Foundation, AFS dan JICE (Japan International Cooperation Center).
Tujuan program ini adalah untuk memberi landasan yang kuat bagi terciptanya hubungan kerja sama yang erat antar para remaja yang merupakan generasi penerus yang akan berperan penting di negara-negara Asia di masa yang akan datang.

Setiap tahunnya, melalui program JENESYS, para pemuda / pelajar dari seluruh dunia akan pergi ke Jepang dalam beberapa grup (batch) yang ditentukan berdasarkan bidang / peminatan para pemuda / pelajar tersebut.

Kali ini, program JENESYS 2018 Batch ke-18 Bidang Pertukaran Kebudayaan dan Seni (Culture and Art Exchange) akan dilaksanakan pada 15-22 Januari 2019 di kota Tokyo dan Kochi, Jepang. Program ini akan diikuti oleh beberapa orang mahasiswa yang merupakan perwakilan dari salah satu teater musikal berbahasa Jepang di Jakarta, Teater Enjuku. 

Proses pemilihan peserta pada program ini berbeda-beda di setiap sekolah, organisasi, maupun instansi. Di Teater Enjuku, pemilihan peserta dilakukan sejak awal kegiatan, yaitu sejak audisi penyeleksian anggota, proses latihan setiap minggu, hingga pementasan utama yang dilaksanakan setahun sekali. 

Kerja sama dari setiap anggota sangat diperhitungkan, begitu pula dengan absen kehadiran, dan keaktifan setiap anggota dalam keikutsertaan mereka pada acara-acara Enjuku. Melalui serangkaian penilaian dan pemilihan yang ketat tersebut, terpilihlah 8 orang anggota Teater ENJUKU yang merupakan para mahasiswa dari kampus yang berbeda-beda. Salah satunya adalah Hafiz Syahreva, mahasiswa Sistem Informasi semester 7 yang berasal dari kampus STMIK Nusa Mandiri Jakarta, Kampus A Warung Jati, Jakarta Selatan

Pada program kali ini, delapan orang mahasiswa tersebut, termasuk Hafiz Syahreva akan mempelajari cara menanggulangi bencana di “Sonaeria Tokyo”, mengenal sejarah & kebudayaan tradisional Jepang lebih dalam di kota Kochi, serta bertukar informasi dengan para mahasiswa Ike Campus University of Kochi.

Semoga perjalanan dan kegiatan para pemuda ini berjalan dengan lancar sehingga  mereka dapat kembali ke tanah air tercinta, Indonesia, kemudian mengimplementasikan ilmu yang telah mereka dapatkan di Jepang agar berguna bagi nusa dan bangsa.

#Program   #JENESYS   #Mahasiswa   #STMIK   #Nusa   #Mandiri   #Jepang