Resmi Jadi Raja Charles III, Ini Pidato Pertama Setelah Naik Tahta

- Jumat, 9 September 2022 | 06:29 WIB
Ratu Elizabeth meninggal dunia. Pangeran Charles resmi menjadi Raja Charles III.  (express.co.uk)
Ratu Elizabeth meninggal dunia. Pangeran Charles resmi menjadi Raja Charles III. (express.co.uk)

HARIANTETBIT.com – Pangeran Charles telah resmi dinyatakan sebagai Raja Inggris menggantikan sang Ibu Ratu Elizabeth yang meninggal dunia di usia 96 tahun pada Kamis, 8 September 2022 sore waktu setempat. Clarence House mengkonfirmasi Charles akan dikenal sebagai Raja Charles III.

Dalam pidato pertamanya, Raja Charles III menyampaikan rasa duka mendalam atas kepergian Ratu Elizabeth II.

"Kematian ibu tercinta saya, Yang Mulia Ratu, adalah momen kesedihan terbesar bagi saya dan semua anggota keluarga saya. Kami sangat berduka atas meninggalnya seorang penguasa yang disayangi dan seorang ibu yang sangat dicintai. Saya tahu kehilangannya akan sangat dirasakan di seluruh negeri, Alam dan Persemakmuran, dan oleh banyak orang di seluruh dunia.” Kata Raja Charles III seperti dikutip dari express.co.uk.

Baca Juga: 5 Fakta Menarik Narco Saints, Serial Terbaru Netflix yang Menegangkan dan Membahayakan Nyawa

Raja Charles III menambahkan, "Selama masa berkabung dan perubahan ini, saya dan keluarga saya akan dihibur dan ditopang oleh pengetahuan kami tentang rasa hormat dan kasih sayang yang mendalam di mana Ratu dipegang secara luas."

Raja Charles III, yang berada di urutan berikutnya tahta, telah menjadi pewaris terlama di negara itu, sejak ia berusia tiga tahun.

Raja baru, sekarang bergelar His Majesty rather than His Royal Highness, sebagai kepala negara Inggris yang baru, Raja Charles III sekarang akan menjalankan tugas konstitusional dan perwakilan yang telah berkembang lebih dari 1.000 tahun sejarah.

Baca Juga: Jadwal Pertandingan Pekan Ketujuh Liga Inggris 2022/2023: Big Match Manchester City vs Tottenham Hotspur

Dia juga sekarang menjadi kepala Angkatan Bersenjata, serta kepala Gereja Inggris, dan juga raja dari banyak wilayah Persemakmuran.

Tetapi jika sejarah harus diikuti, penobatan Raja Charles III mungkin tidak berlangsung selama beberapa bulan dan juga perlu direncanakan dengan cermat.

Halaman:

Editor: Yuli Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Aksi Pembakaran Al Quran di Swedia Tuai Kecaman

Minggu, 22 Januari 2023 | 13:35 WIB

PM Selandia Baru Jacinda Arden Mengundurkan Diri

Kamis, 19 Januari 2023 | 10:49 WIB

Begini Raih Mimpi Master Program di Jepang

Kamis, 12 Januari 2023 | 23:27 WIB
X