• Senin, 5 Desember 2022

Guterres Serukan Dewan Keamanan Jangan Menyerah pada Orang-orang Suriah

- Selasa, 21 Juni 2022 | 10:48 WIB
Sekjen PBB Antonio Guterres
Sekjen PBB Antonio Guterres

Jakarta, HanTer - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyerukan Dewan Keamanan pada hari Senin waktu setempat untuk memperpanjang persetujuan pengiriman bantuan dari Turki ke jutaan orang yang membutuhkan di barat laut Suriah. Dirinya mengatakan kepada badan tersebut: "Kami tidak bisa menyerah pada orang-orang Suriah."

Mandat PBB, yang mengizinkan pengiriman dari Turki ke barat laut yang dikuasai oposisi Suriah, berakhir pada 10 Juli mendatang.

Rusia yang merupakan sekutu Suriah, berpendapat jika operasi jangka panjang itu melanggar kedaulatan dan integritas teritorial Suriah. Dikatakan Guterres lebih banyak bantuan harus dikirim dari dalam negeri, meningkatkan kekhawatiran oposisi bahwa makanan dan bantuan lainnya akan berada di bawah kendali pemerintah.

Ia juga mengatakan bahwa pada tahun lalu PBB telah melakukan lima pengiriman seperti itu yang dikenal sebagai garis silang, ke oposisi yang dikendalikan barat laut, tetapi hal tersebut tidak pada skala yang diperlukan untuk menggantikan respons lintas batas besar-besaran.

"Saya sangat mengimbau anggota dewan untuk mempertahankan konsensus tentang mengizinkan operasi lintas batas. Adalah keharusan moral untuk mengatasi penderitaan dan kerentanan 4,1 juta orang di daerah yang membutuhkan bantuan dan perlindungan," katanya.

Guterres mengatakan 80 persen dari mereka yang membutuhkan di barat laut Suriah adalah perempuan dan anak-anak. Sekitar 800 truk sebulan mengirimkan bantuan dari Turki di bawah operasi PBB, yang diminta Guterres untuk diperpanjang satu tahun lagi.

Sementara itu, Duta Besar AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Linda Thomas-Greenfield, yang mengunjungi perbatasan Turki awal bulan ini, mengatakan kepada dewan bahwa mereka harus membuat "keputusan hidup atau mati" dan bahwa lebih banyak bantuan, tidak kurang, diperlukan.

“Bantuan lintas jalur saja tidak dapat memenuhi kebutuhan yang mendesak di lapangan. Bisa mencapai ribuan, tapi tidak jutaan. Lebih banyak bantuan yang dibutuhkan,” kata Linda Thomas-Greenfield.

Pada tahun 2014 Dewan Keamanan mengizinkan pengiriman bantuan kemanusiaan ke daerah-daerah yang dikuasai oposisi di Suriah dari Irak, Yordania dan dua titik di Turki. Tetapi hak veto Rusia dan China telah menguranginya menjadi hanya satu titik perbatasan Turki.

Wakil Duta Besar Rusia untuk PBB Dmitry Polyanskiy menggambarkan sebagai "menyedihkan" upaya PBB untuk memberikan bantuan ke barat laut Suriah dari dalam negeri.

Duta Besar China untuk PBB Zhang Jun mengatakan operasi bantuan lintas batas adalah "pengaturan luar biasa" dan bahwa garis waktu perlu disepakati untuk mengakhirinya dan transisi ke pengiriman dari dalam negeri.

Duta Besar Turki untuk PBB Feridun Hadi Sinirlioglu bertanya: “Dapatkah seseorang, yang menghormati kehidupan manusia dan yang menghormati dasar-dasar Piagam PBB, mampu mengganggu sistem vital seperti itu?”

Editor: Hermansyah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Iran Resmikan Pembangunan PLTN Kapasitas 300 Megawat

Minggu, 4 Desember 2022 | 09:59 WIB

AS Disebut Biarkan Eropa Tanggung Konsekuensi Krisis

Sabtu, 3 Desember 2022 | 15:18 WIB

Elon Musk Pasang Foto Pemakaman, #RIPTwitter Trending

Jumat, 18 November 2022 | 13:04 WIB
X