• Rabu, 7 Desember 2022

Koalisi Meninggalkan Aliansi, Rezim Israel Semakin Dekat dengan Kehancuran

- Selasa, 14 Juni 2022 | 23:18 WIB
Perdana Menteri Israel Naftali Bennett
Perdana Menteri Israel Naftali Bennett


Jakarta, HanTer - Koalisi Perdana Menteri Israel Naftali Bennett yang goyah bergerak mendekati kehancuran setelah seorang anggota parlemen dengan koalisinya sendiri mengatakan dia meninggalkan aliansi.

"Saya telah memberitahu perdana menteri bahwa berdasarkan situasi saat ini, saya bukan lagi bagian dari koalisi," Nir Orbach, anggota Knesset (parlemen Israel), mengatakan dalam sebuah pernyataan setelah keluar dari tim Bennett, beberapa media Israel melaporkan. .

Pernyataan itu menyatakan keprihatinan bahwa, apa yang disebut Orbach, MK "ekstremis dan anti-Zionis" telah membawa koalisi "ke arah yang bermasalah."

Koalisi Bennett dilantik pada Juni lalu setelah pendahulunya Benjamin Netanyahu dinyatakan tidak layak untuk pekerjaan itu menyusul kasus korupsi yang tengah menderanya.

Orbach, yang merupakan legislator ketiga yang menyingkirkan Partai Yamina sayap kanan Bennett, mengatakan dia ingin menghindari pemilihan lain.

Kepergiannya meninggalkan koalisi Bennett dengan 59 kursi di Knesset yang beranggotakan 120 orang—dua kursi kurang dari mayoritas yang dibutuhkan untuk dapat mengesahkan undang-undang.

Netanyahu, yang sekarang menjadi kepala oposisi dan berjanji akan kembali meski diadili atas tuduhan korupsi, mengatakan koalisi yang berkuasa mengadakan "salah satu pemakaman terpanjang dalam sejarah."

Menurut pengakuannya sendiri, koalisi Bennett dapat runtuh dalam “satu atau dua minggu” kecuali MK yang telah berhenti memilih untuk kembali. “Jika tidak, maka kita tidak bisa [melanjutkan],” kata Bennett.

"Kami berjuang karena pilihannya adalah antara kekacauan dan stabilitas," dia menuduh, mengklaim bahwa koalisinya "tidak sempurna, tetapi alternatifnya tidak lebih baik," tambahnya.

Netanyahu menanggapi dengan mengatakan, "Anda tidak berjuang" untuk rezim pendudukan "tetapi untuk kursi Anda sendiri."

Editor: Hermansyah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Iran Resmikan Pembangunan PLTN Kapasitas 300 Megawat

Minggu, 4 Desember 2022 | 09:59 WIB

AS Disebut Biarkan Eropa Tanggung Konsekuensi Krisis

Sabtu, 3 Desember 2022 | 15:18 WIB

Elon Musk Pasang Foto Pemakaman, #RIPTwitter Trending

Jumat, 18 November 2022 | 13:04 WIB
X