• Jumat, 7 Oktober 2022

Putin Usulkan Opsi untuk Ekspor Biji-bijian dari Ukraina

- Sabtu, 4 Juni 2022 | 10:28 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin
Presiden Rusia Vladimir Putin

Jakarta, HanTer - Rusia menjamin jalannya kapal yang membawa gandum Ukraina tanpa hambatan jika negara tersebut membersihkan pelabuhan ranjaunya dan dapat memastikan ekspornya melalui pelabuhan yang dikendalikan seperti Berdyansk dan Mariupol, kata Presiden Rusia Vladimir Putin dalam sebuah wawancara dengan saluran TV Rossiya 1.

Kiev, menurut Putin, juga dapat mengekspor biji-bijian melalui darat, dan rute yang paling logis adalah Belarus, namun, sanksi Barat harus dicabut dari negara itu.

Presiden juga mengingatkan bahwa masalah di pasar pangan global dimulai pada Februari 2020, dan penyebab krisis energi terletak pada kebijakan Barat yang picik.

Berbicara tentang masalah dengan makanan di pasar global, kepala negara mencatat "kebijakan picik negara-negara Eropa, dan Komisi Eropa pada contoh pertama, di bidang energi" di antara penyebabnya.

"Kami mencatat perkembangan di sana. Saya pribadi percaya banyak kekuatan politik di AS dan di Eropa mulai berspekulasi tentang kekhawatiran alami penghuni planet mengenai status iklim, perubahan iklim, mulai mempromosikan agenda hijau ini, termasuk di sektor energi," kata Putin.

"Selain itu, Eropa menutup telinga terhadap permintaan kuat kami untuk mempertahankan kontrak jangka panjang untuk pasokan gas alam ke negara-negara Eropa dan mulai menutupnya. Banyak yang masih berlaku tetapi [mereka] mulai menutupnya. Ini juga memiliki dampak negatifnya. untuk pasar energi Eropa: harga mulai tumbuh," tambahnya.

Putin mengatakan bahwa Rusia tidak menghalangi ekspor gandum dari Ukraina dan ini dapat dilakukan melalui pelabuhan Laut Hitam dan negara-negara tetangga. "Mengenai ekspor gandum Ukraina, kami tidak menghalangi itu," kata Putin.

Ada beberapa cara mengekspor biji-bijian seperti itu, kata pemimpin Rusia itu. Ini dapat dilakukan melalui pelabuhan yang dikendalikan oleh Ukraina setelah pembersihan ranjau, melalui Berdyansk dan Mariupol, melalui Sungai Danube dan Rumania, Hongaria dan Polandia, dan cara paling sederhana adalah melalui Belarus, kata Putin, menambahkan bahwa cara ini memerlukan sanksi untuk dicabut dari Belarusia.

Sementara itu, sanksi baru terhadap Rusia hanya akan memperburuk situasi di pasar global, panen akan lebih sederhana sementara harga akan naik, katanya. "Ini akan memperburuk situasi di pasar pupuk global yang berarti prospek panen juga akan jauh lebih sederhana. Artinya, harga hanya akan tumbuh," katanya mengomentari pembatasan baru. "Ini benar-benar picik, salah, menurut saya, hanya kebijakan bodoh yang mengarah ke jalan buntu," tambah pemimpin Rusia itu.

Halaman:

Editor: Hermansyah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

3 Peraturan Unik di Jepang Bikin Geleng Kepala

Selasa, 27 September 2022 | 20:07 WIB
X